Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Pelatih PS Tira Bersyukur Curi Poin di Kandang Persib

Senin 26 Mar 2018 21:17 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah

Rudy Eka Priyambada

Rudy Eka Priyambada

Foto: Facebook Rudy EKa Priyambada
Aleksander Rakic menjebol gawang Persib lewat tandukan memanfaatkan umpan silang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pelatih PS Tira Rudy Eka Priyambada mengucap syukur akan keberhasilan timnya mencuri satu angka di kandang Persib. Kedua tim bermain imbang 1-1 pada laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Senin (26/3).

"Lima petandingan awal sangat berat bagi semua tim. Saya pikir kami patut bersyukur karena bekerja keras dan bermain cukup baik," kata Rudy seusai laga.

photo
Pesepakbola Persib Bandung Ezechiel (kanan) berusaha melewati pesepakbola PS Tira Irfandi (kedua kiri) saat laga perdana Gojek Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Senin (26/3).
Ezechiel N'Douassel membobol gawang PS Tira pada menit ke-32. PS Tira di ambang kekalahan karena empat menit injury tima laga skor masih 1-0 bagi Persib. Tapi memasuki menit kelima, Aleksander Rakic menjebol gawang Persib lewat tandukan memanfaatkan umpan silang.

(Baca juga: Asisten Pelatih Sebut Persib 'Tertidur' pada Pengujung Laga)

Rudy mengatakan salah satu kunci keberhasilan timnya adalah pergantian pemain. Pada babak kedua, ia memasukkan Firmansyah dan Muhammad Dimas Drajad menggantikan Gustavo Lopez dan Wawan Febrianto. Ia mengatakan, masuknya Dimas membuat PS Tira bermain dengan dua penyerang. "Ternyata efektif," ucapnya.

photo
Pesepakbola Persib Bandung Febri Hariyadi (kedua kanan) berbenturan dengan pesepakbola PS Tira Ganjar Mukti (kiri) saat laga perdana Gojek Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Senin (26/3).
Akan tetapi, dia mengaku tak puas dengan performa timnya pada babak pertama. Ia menyebut anak-anak asuhnya tak bisa bermain bola dan tak berkembang. 

"Babak kedua kami kuasai pertandingan. Persib hanya satu kali mendapatkan peluang melalui serangan balik. Itu filosofi sepak bola yang saya mau, karena babak pertama kami berantakan banget," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA