Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Inilah Tips Menjadi Public Speaking yang Baik

Jumat 23 Mar 2018 17:47 WIB

Red: Hiru Muhammad

Suasana lomba public speaking yang diselenggarakan Junior Chamber Indonesia di Universitas Esa Unggul Jakarta, Jumat (23/3)

Suasana lomba public speaking yang diselenggarakan Junior Chamber Indonesia di Universitas Esa Unggul Jakarta, Jumat (23/3)

Foto: Republika/Hiru muhammad
Seorang pembicara publik sebaiknya tampil menjadi diri sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjadi seseorang public speaking atau pembicara publik yang andal bukanlah suatu yang sulit. Selama mempelajari mengikuti ketentuan yang ada, semua orang bisa menekuni profesi ini.  Untuk itu sejumlah ketentuan wajib dipahami mereka yang tertarik dengan profesi yang menjanjikan keuntungan yang tak terhingga ini. 

Menurut Sanda Risma Panggabean, Head of Trainer Junior Chamber International (JCI) menjadi seorang pembicara publik sebaiknya tampil menjadi diri sendiri. Hal itu akan memicu rasa percaya diri yang dibutuhkan saat tampil di depan publik.

Penguasaan materi pembicaraan dengan baik juga penting karena akan menjadi daya tarik bagi pemirsa dan membuktikan tingkat keahlian pembicara di bidangnya. 

Sandra juga mengingatkan saat berada di depan publik, jangan menampilkan sikap berlebihan. Bersikaplah dengan wajar, dan jaga tatapan mata dengan pemirsa. "Meniru seseorang tokoh idola boleh asalkan jangan berlebihan," katanya disela kompetisi public speaking yang digelar di kampus Universitas Esa Unggul, Jumat (23/3). 

Penguasaan bahasa, istilah asing ataupun istilah masa kini menjadi nilai tambah bagi seorang public speaking. Hal ini akan memberikan kesan positif bagi khalayak pemirsa. Namun, dalam penyampaian bahasa asing hendaknya dilakukan dengan pengucapan yang jelas sehingga tidak menimbulkan salah pemahaman. 

Menjaga penampilan di atas pentas juga harus menjadi perhatian serius. Seorang pembicara tentunya menjadi sorotan mata pemirsanya. Mereka akan memandang apa yang dikenakan pembicara mulai dari sepatu hingga hal lain yang melekat pada tubuh pembicara.

Pemilihan pakaian yang tepat dan sopan tentunya harus diperhatikan agar perhatian publik tetap tertuju kepada materi yang akan disampaikan. 

Faktor lain yang harus diperhatikan adalah keberadaan sarana pendukung seperti laptop, materi presentasi, saran penerangan yang harus disiapkan dengan benar. Penyajian materi yang menarik, akan membuat pemirsa nyaman dan mampu memperhatikan materi yang disampaikan hingga tuntas. 

Menjaga sikap tetap fokus kepada apa yang disampaikan saat tampil di depan publik juga menjadi hal yang penting. Apabila tidak fokus dikhawatirkan informasi yang disampaikan menjadi kurang menarik pemirsa. "Jangan main ponsel sebelum tampil, setidaknya 15 menit sbelum tampil, ponsel dimatikan, ini penting untuk menjaga konsentrasi," tuturnya.  

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA