Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tesla Hentikan Produksi Model 3 karena Sejumlah Masalah

Senin 12 Mar 2018 15:03 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Winda Destiana Putri

Tesla Model 3

Tesla Model 3

Foto: Tesla Motors via AP
Produksi Model 3 dihentikan dari 20 Februari sampai 24 Februari.

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA --Tesla Inc menghentikan sementara produksi sedan listrik Model 3 di pabrik mobil tunggal selama sepekan pada akhir Februari. Produksi Model 3 dihentikan dari 20 Februari sampai 24 Februari sebelum melanjutkan di pabrik perakitan perusahaan di Fremont, California.

Perusahaan saat ini membuat sedan Model S, SUV sport Model X, dan Model 3 di lokasi itu. Selain itu, baterai di pabrik yang dikenal sebagai Gigafactory timur Reno, Nevada. "Rencana produksi Model 3 kami mencakup periode downtime yang direncanakan di Fremont dan Gigafactory 1," kata juru bicara Tesla dalam sebuah pernyataan e-mail, dikutip dari Bloomberg, Senin (12/3).

Penghentian itu digunakan untuk memperbaiki otomasi dan mengatasi kemacetan secara sistematis untuk meningkatkan tingkat produksi. Model Tesla 3 adalah kunci utama rencana Chief Executive Officer Elon Musk untuk membawa kendaraan listrik ke publik.

Namun, meningkatkan produksi telah memakan waktu lebih lama dan lebih menantang daripada yang diantisipasi sebelumnya. Tesla sekarang menargetkan tingkat produksi Model 3 sebesar 2.500 pada akhir bulan ini dan 5.000 pada akhir Juni.

Sementara, Musk, berbicara tentang berbagai bisnisnya di festival hiburan Southwest di Austin, Texas, beranggapan bahwa orang-orang telah mengatakan kepadanya jika targetnya terlalu optimistis. Dalam surat terakhirnya kepada pemegang saham, Tesla meminta kesabaran, baik kepada pembeli maupun investor, untuk menunggu kemajuan dalam pengiriman.

Alasannya, peluncuran Model 3 telah menunjukkan kesulitan memperkirakan secara akurat dan tingkat produksi spesifik pada titik waktu tertentu. Tingkat produksi Model 3 mingguan Tesla telah menjadi sumber daya tarik yang tiada henti bagi penggemar, pelanggan, pemegang reservasi, pemasok, dan investor, dan Bloomberg mengembangkan alat untuk memperkirakan produksi Model 3.

Pada akhir Februari, Tesla Model 3 Tracker menunjukkan bahwa tingkat produksi mingguan telah merosot. Prospek bahwa Model 3 akan memperluas basis pelanggan Tesla telah membantu mendorong Tesla ke nilai pasar saham sebesar 55,3 miliar dolar AS, lebih tinggi dari General Motors Co atau Ford Motor Co.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA