Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Pemerintah Tetapkan Harga Batu Bara 70 Dolar AS

Jumat 09 Mar 2018 13:49 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andi Nur Aminah

Aktivitas bongkar muat batubara (ilustrasi)

Aktivitas bongkar muat batubara (ilustrasi)

Foto: Antara/Prasetyo Utomo
Penetapan harga khusus tersebut berlaku surut sejak 1 Januari 2018.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini sudah menetapkan harga batu bara untuk kelistrikan nasional. Hal tersebut ditetapkan sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 1395K/30/MEM/2018 tentang Harga Batu Bara untuk Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum.

"Sudah dibuat keputusan menterinya maka ditetapkan harga batu bara 70 dolar AS, ini sudah pasti," kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja sama ESDM Agung Pribadi di Kementerian ESDM, Jumat (9/3).

 

 

photo

Suasana bongkar muat batubara di pelabuhan Cirebon, Jawa Barat. Pemerintah saat ini menetapkan harga batu bara 70 Dolar AS. (ilustrasi)

Iwan menjelaskan, pemerintah menetapkan harga batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam negeri sebesar 70 dolar AS per ton-nya itu untuk nilai kalori 6.322 GAR. Selain itu, Iwan mengatakan, bisa menggunakan Harga Batu Bara Acuan (HBA) apabila HBA berada di bawah 70 dolar AS per ton.

Untuk harga batu bara dengan nilai kalori lainnya maka akan dikonversi terhadap harga batu bara pada nilai kalori 6.322 GAR tersebut. Hal itu berdasarkan perhitungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Agung mengatakan, dengan begitu royalti akan mengikuti harga pembelian dan keputusan menteri berlaku hingga akhir tahun ini. "Penetapan harga khusus tersebut berlaku surut sejak 1 Januari 2018 hingga Desember 2019. Artinya, kontrak-kontrak penjualan yang sudah berjalan sejak 1 Januari 2018 akan disesuaikan," ujar Agung.

Sebelumnya, Kementerian ESDM mengeluarkan data HBA Maret 2018 naik 1,16 persen menjadi 101,86 dolar AS per ton. Sementara, pada Februari 2018, HBA hanya 100,69 dolar AS per ton.

Menurut analisis dari Kementerian ESDM, kenaikan harga batu bara karena peningkatan dari negara Asia. Beberapa negara yang mengalami peningkatan permintaan batu bara, yaitu Cina, India, dan Vietnam. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA