Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Gelar Rakernas, IKA PMII akan Terus Jaga Negara

Ahad 04 Mar 2018 19:37 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agung Sasongko

PMII

PMII

Foto: kemenpora.go.id
Para alumni juga dituntut berani berjuang pada kebenaran, keadilan, dan kejujuran.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) di Balai Latihan Kerja, Lembang, Ahad (4/3) dengan tema konsolidasi khittah perjuangan.

Hadir dalam rakernas ini banyak tokoh PMII, seperti Ketua Umum PMII, Ahmad Muqowam, Sekjen PMII, Hanif Dhakiri, Mentri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, dan Pembina Majelis Tinggi Pengurus Besar IKA PMII, Kiai Mashuri Malik, serta tokoh lainnya.

Menurut Kiai Mashuri Malik, IKA PMII ini sebagai kelompok strategis dalam melakukan sinergitas bersama Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga dan memelihara Republik Indonesia.

"Kami punya tantangan luar biasa terutama pada faham di luar Islam yang rahmatan lil alamin. IKA PMII ini jadi kelompok strategis bersama-sama NU dalam menjalankan negara," ujar Mashuri saat acara IKA PMII.

Dalam kesempatan yang sama, Hanif Dhakiri berharap Rakernas ini para alumni PMII dapat mengoptimalkan kontribusinya dalam pembangunan nasional terkait dengan isu-isu, seperti, agama, sosial, ekonomi, politik, dan lainnya.

"IKA PMII ini tersebar luas di seluruh Indonesia. Jadi, sangat baik untuk pengokohan Islam yang dialogis dan nasionalisme," kata Hanif seraya mengatakan Rakernas ini ada bahasan pula terkait organisasi, rekomendasi, dan program-program yang akan dilakukan di musyawarah nasional.

Di tempat yang sama, Imam Nahrawi juga sempat mengungkapkan bahwa Rakernas IKA PMII sebagai momentum romantisme yang membuat semua para alumni PMII berkumpul bersama dan mengingatkan mereka bagaimana belajar berorganisasi, idealisme, dan perjuangan.

"Forum ini kami diingatkan idealisme dan mengutamakan rakyat. Para alumni juga dituntut berani berjuang pada kebenaran, keadilan, dan kejujuran dalam posisi apapun," katanya.

Selain itu, kata Imam, di forum ini para alumni saling mendukung tugas masing-masing, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif di seluruh sektor dengan saling mendukung memberi kebermanfaatan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA