Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Ada 950 Serangan Terhadap Umat Islam di Jerman pada 2017

Sabtu 03 Mar 2018 07:51 WIB

Rep: Marniati/ Red: Teguh Firmansyah

Muslimah Jerman berunjukrasa di Hamburg, Jerman.

Muslimah Jerman berunjukrasa di Hamburg, Jerman.

Foto: Daniel Bockwoldt/EPA
Beberapa di antara serangan menggunakan darah babi.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Otoritas Jerman mencatat setidaknya 950 serangan terhadap Muslim dan institusi Muslim seperti masjid pada 2017.

Surat kabar Jerman Neue Osnabrueckner Zeitung melaporkan dengan mengutip data yang diberikan kepada anggota parlemen oleh Kementerian Dalam Negeri bahwa 33 orang terluka dalam serangan tersebut.

 

Serangan itu 60  di antaranya diarahkan ke masjid-masjid, beberapa menggunakan darah babi. Tidak ada data yang tersedia untuk perbandingan karena kementerian tersebut hanya mulai mengumpulkan data secara terpisah tentang serangan anti-Islam.

 

Hampir semua yang bertanggung jawab atas serangan tersebut adalah ekstremis sayap kanan.

Baca juga,  Anggota Partai Sayap Kanan Jerman Ini Dilaporkan Masuk Islam.

 

Pemimpin Dewan Pusat Muslim, Aiman Mazyek mengatakan, kepada surat kabar tersebut bahwa jumlah serangan terhadap fasilitas Muslim dan umat Islam kemungkinan jauh lebih tinggi mengingat banyak pihak berwenang belum memantau kejadian anti-islam secara khusus. Selain itu korban sering tidak membuat laporan kepada kepolisian atas serangan yang mereka alami.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA