Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

SAR Selamatkan Ibu dan Anak yang Terjun ke Sumur

Rabu 28 Feb 2018 20:03 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Garis Polisi (ilustrasi)

Garis Polisi (ilustrasi)

Foto: Antara/Jafkhairi
Evakuasi sempat terkendala karena yang bersangkutan tak mau keluar.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Sejumlah petugas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tim SAR Kupang berhasil menyelamatkan seorang ibu Fintris Tobe (31) bersama anaknya yang nekat terjun ke sumur sedalam delapan meter di sekitar Jl Salak, Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, Rabu (28/2).


"Penyelamatan itu dilakukan setelah kami mendapat laporan dari aparat kepolisian bahwa ada seorang ibu bersama anaknya yang nekat terjun ke dalam sumur di Sikumana sekitar pukul 14.10 Wita tadi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Abram Benyamin Kolimon di Kupang, Rabu.

Ia menjelaskan, proses evakuasi tersebut sempat terkendala akibat yang bersangkutan bersikeras tidak mau keluar dari dalam sumur tersebut. Dari permukaan sumur, lanjutnya, terlihat Fintris Tobe tersebut seorang diri. Namun ketika para petugas melakukan penyelamatan, ditemukan bahwa yang bersangkutan bersama seorang anaknya yang baru berusia tiga tahun.

"Evakuasi berlangsung sekitar satu jam, sempat terkendala karena petugas harus membujuk ibu tersebut untuk diselamatkan dari sumur tersebut," katanya.

Abram menjelaskan, aksi nekat terjun ke sumur tersebut untuk kedua kalinya dilakukan Fintris Toge, sebelumnya terjadi sekitar dua pekan lalu berlokasi di sumur yang sama. "Waktu itu tim kami juga sudah melakukan penyelamatan namun ibu itu sendiri tanpa anaknya, kali ini terjadi lagi dan orangnya yang sama," katanya.

Ia mengatakan, yang bersangkutan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat bersama anaknya dan sudah diserahkan ke keluarganya yang tingga tak jauh dari lokasi kejadian.

Atas peristiwa itu, Abram meminta pihak keluarga untuk membawa yang bersangkutan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan di rumah sakit karena menurutnya peristiwa tersebut tidak wajar terjadi. "Karena ibu ini membawa anaknya ke dalam lalu memberinya minum susu di dalam sumur tersebut, kami minta keluarganya untuk memeriksa lebih lanjut kondisi kesehatannya," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA