Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Kebiasaan Buruk Masyarakat AS yang Menular ke Seluruh Dunia

Senin 26 Feb 2018 14:25 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Yudha Manggala P Putra

Makan siang di meja kerja.

Makan siang di meja kerja.

Foto: Reuters
Salah satunya doyan menu cepat saji.

REPUBLIKA.CO.ID,  NEW YORK -- Sejumlah statistik dan studi mendokumentasikan kebiasaan buruk masyarakat Amerika Serikat (AS) yang menular ke seluruh dunia. Bisa jadi, hal-hal berikut menyebar lewat proses akulturasi via media maupun film, dikutip dari laman Business Insider.

Workaholic
Warga AS dikenal sangat gila kerja dan rata-rata menghabiskan waktu untuk pekerjaan sekitar 47 jam sepekan meski seharusnya tidak perlu selama itu. Kecenderungan workaholic itu tampaknya merayap ke Inggris, di mana rata-rata karyawan bekerja lebih dari 42 jam sepekan.

Di meja kerja saat jam makan siang
Menurut New York Times, sekitar 62 persen warga AS tak beranjak dari meja kerja saat istirahat makan siang. AS bukan satu-satunya negara yang demikian karena waktu yang dihabiskan karyawan Prancis untuk istirahat pun menyusut dari 80 menit pada 1975 menjadi hanya 22 menit pada 2011.

Doyan menu cepat saji
Studi mencatat bahwa 50 juta warga AS mengonsumsi makanan cepat saji setiap harinya, dan delapan dari 10 warga AS minimal makan junk food sekali sebulan. Kebiasaan ini pun tercatat di negara lain, seperti Prancis, Kanada, Inggris, Korea Selatan, dan Jepang.

Kecanduan media sosial
AS memang negara kelahiran sejumlah media sosial populer seperti Facebook, Instagram, Snapchat, dan Twitter sehingga tidak heran warga AS kecanduan mengaksesnya. Kebiasaan itu menular ke Filipina, Brasil, Meksiko, Argentina, Uni Emirat Arab, dan Malaysia.

Gila-gilaan di Black Friday
Black Friday adalah hari diskon besar-besaran di semua toko seantero AS setelah hari raya Thanksgiving. Banyak orang akan berbelanja gila-gilaan, dan kebiasaan ini sudah menyebar ke Kanada, Meksiko, Inggris, Norwegia, Prancis, Australia, Rumania, dan Jerman.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA