Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Gubernur Bank Sentral Inggris Sebut Bitcoin Gagal

Selasa 20 Feb 2018 08:49 WIB

Rep: Rizki Jaramaya/ Red: Budi Raharjo

Bitcoin.

Bitcoin.

Foto: Reuters/Benoit Tessier
Namun, teknologi mata uang kripto dapat digunakan untuk transaksi keuangan.

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON -- Gubernur bank sentral Inggris (BoE) Mark Carney menilai bitcoin telah gagal sebagai mata uang. Menurutnya, bitcoin tidak memiliki standar tolak ukur dan tidak memiliki nilai.

"Sejauh ini hampir gagal. Tidak ada yang menggunakannya sebagai alat tukar," ujar Carney dilansir Reuters, Selasa (20/2).

Namun di sisi lain, teknologi mata uang kripto atau crypto currency masih dapat digunakan untuk transaksi keuangan dengan cara yang terdesentralisasi. Carney mengatakan, pejabat Inggris dan Eropa tengah bekerja keras untuk mendapatkan kesepakatan transisi menjelang kepergian Inggris dari Uni Eropa pada Maret 2019.

 

Menurut Carney, kesepakatan transisi ini tidak akan mengikat secara hukum. "Jika 28 pemimpin menyetujui maka itu memiliki teks hukum yang saling terkait dan menjadi bagian dari kesepakatan pemisahan. Itu seharusnya cukup baik," kata Carney.

Carney memberikan pidato di Regent's University, London. Dia menggunakan kesempatan tersebut untuk berbagi pemikiran tentang kepemimpinan, termasuk mengungkapkan kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh bank sentral. Dalam pidatonya, dia tidak membicarakan tentang kebijakan moneter atau pengawasan BoE mengenai stabilitas keuangan di Inggris.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA