Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Dihadapkan Tantangan Global, Menag: Agama Jadi Pemersatu

Jumat 16 Feb 2018 20:27 WIB

Red: Agus Yulianto

Menag Lukman Hakim Saifuddin

Menag Lukman Hakim Saifuddin

Foto: dok. Kemenag.go.id
Di era global, posisi agama menjadi semakin penting.

REPUBLIKA.CO.ID, KOLAKA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, peran agama semakin penting dalam konteks kehidupan global. Menurutnya, di tengah tantangan global terhadap rasa kebangsaan, agama hadir sebagai pengikat dan pemersatu.

Menurut Lukman, masyarakat Indonesia patut bersyukur karena  kemajemukan yang luar biasa selama ini diikat dengan rasa kebangsaan yang kuat. Namun, dia mengingatkan, rasa kebangsaan saat ini dihadapkan pada tantangan globalisasi.

"Sekarang kita hidup di era global dan  menjadi warga dunia. Nilai kebangsaan menghadapi tantangan sendiri di era mendatang," ujarnya saat Temu Tokoh Lintas Agama se Provinsi Sulawesi Tenggara beserta Pimpinan Pesantren dan Ormas Keagamaan di Kolaka, Jumat (16/02).

Hadir dalam kesempatan ini, Plt Gubernur Sultra Saleh Lasatta, Ketua DPRD Parmin Rasyid, dan Pjs Bupati Kolaka Ahmad Syafi'i. Hadir juga, Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Karo Humas, Data, dan Informasi Mastuki, serta Sesmen Khoirul Huda.

Di era global, Lukman melihat, posisi agama menjadi semakin penting sebagai faktor pemersatu. Apalagi, realitas kehidupan masyarakat Indonesia tidak bisa dipisahkan dari nilai agama.

"Di sinilah pentingnya tokoh agama. Bagaimana umat memahami dan mengamalkan ajaran agama sehingga agama menjadi pemersatu dan mendorong  terwujudnya kehidupan yang sejahtera, damai, aman, dan sentosa," ujarnya.

"Kita perlu menyadarkan umat agar jangan sampai agama dibajak dan diperalat kalangan tertentu untuk kepentingan pragmatis mereka," sambungnya.

Menag mengajak tokoh agama untuk membina umat agar  mengedepankan sisi dalam (esoteris) dan substansi agama dalam konteks ber-Indonesia. Dengan demikian, akan banyak dijumpai titik temu yang memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Menag juga mengapresiasi kiprah tokoh agama  yang terus membina umat sehingga kerukunan umat beragama di Sultra terus terjaga.  Terimakasih juga disampaikan Menag kepada Pemprov dan DPRD Kab/Kota atas dukungan dan upayanya dalam menjaga kerukunan masyarakat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA