Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Transjakarta akan Datangkan 101 Unit Bus Baru pada Juni 2018

Rabu 14 Feb 2018 05:00 WIB

Red: Nidia Zuraya

Proses perakitan bus low entry Transjakarta di Karoseri Nusantara Gemilang (KNG), Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/2).

Proses perakitan bus low entry Transjakarta di Karoseri Nusantara Gemilang (KNG), Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/2).

Foto: Republika/Sri Handayani
Armada bus baru ini berjenis low entry.

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana mendatangkan sebanyak 101 unit armada bus dengan jenis low entry. Armada bus jenis low entry ini akan didatangkan pada Juni 2018.

Menurut Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono bus-bus berjenis low entry tersebut akan digunakan pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 oleh para atlet, pelatih beserta seluruh tim ofisial. "Bus low entry itu akan digunakan untuk pertama kalinya oleh para atlet Asian Games beserta tim ofisialnya masing-masing. Setelah itu, baru akan dioperasikan untuk masyarakat umum," ujar Budi saat melakukan kunjungan di Pabrik Karoseri Nusantara Gemilang, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/2).

Dia menuturkan bus-bus low entry tersebut mengunakan bahan body full alumunium, sehingga dapat lebih menghemat penggunaan bahan bakar dan juga mengurangi polusi udara. "Ini merupakan pertama kalinya kami menggunakan body full alumunium, sehingga bobot bus jadi lebih ringan dan berpengaruh terhadap penggunaan bahan bakar solar yang lebih hemat," tutur Budi.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bus tersebut dapat menampung sebanyak 73 penumpang dengan rincian 37 orang berdiri, 34 orang duduk dan 2 kursi roda. "Selain itu, bus-bus tersebut juga dilengkapi dengan layar televisi LCD, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan alat pemecah kaca. Jadi, kami pastikan juga segi keamanannya," ungkap Budi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA