Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

DOST Pimpin Majelis Halal Dunia di Filipina

Kamis 25 Jan 2018 18:25 WIB

Rep: umi nur fadhilah/ Red: Esthi Maharani

Produk Halal

Produk Halal

Foto: IRIB
Merek asli produk halal penting untuk memanfaatkan pasar halal yang menguntungkan

REPUBLIKA.CO.ID, QUEZON CITY -- Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (DOST) baru-baru ini memimpin Majelis Halal Dunia Filipina (WHAP) mengembangkan dan menciptakan peluang dan program luas untuk industri halal.

Dilansir dari Philippine Information Agency pada Kamis (25/1), kegiatan itu diselenggarakan oleh kantor regional di SOCSARGEN melalui Program Sains dan Teknologi Halal. Kegiatan itu berlangsung pada 18-19 Januari 2018 di Sofitel Philippine Plaza Manila.

"Merek asli produk halal penting untuk memanfaatkan pasar halal yang menguntungkan di kancah global," kata Direktur Regional DOST XII Dr. Zenaida Hadji Raof Laidan.

Ketua WHAP itu menambahkan merek halal masih memerlukan proses sertifikasi yang kompeten melalui pendekatan ilmiah dan inovatif, dan sepenuhnya menetapkan halalness produk dengan menerapkan Standar Halal Bersatu Global.

Pertemuan antarpegiat dan pemerhati industri halal itu mengambil tema Mengembangkan Merek Halal Premium Melalui Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Inovasi (STI). WHAP mengumpulkan pakar dan produsen halal lokal, internasional, mitra kerja di akademisi, dan badan pemerintah dan non-pemerintah. Konferensi itu mendiskusikan dan mencari solusi menangani secara serius isu pokok dan tantangan di pasar halal global.

Kegiatan itu juga bertujuan membangun sinergi dan jaringan, dan menciptakan solusi nyata mengembangkan produk halal premium berkelanjutan yang bersaing secara global. Sebab, saat ini industri halal berkembang pesat dengan nilai pasar global yang meningkat sebesar 3 triliun dolar AS.

WHAP mengadakan konferensi halal internasional dalam beberapa sesi pleni, yakni, Halal: Jalan Hidup, Pasar Halal Global Saat Ini dan Peluang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui STI, Organisasi Lembaga Kerjasama Islam (OKI) / Standar dan Metrologi untuk Negara-negara Islam (SMIIC) Unified Global Halal Standards: Peraturan Teknis dan Implikasi Ilmiah, Perbankan Syariah dan Pembiayaan Halal, Rapat Lembaga Sertifikasi Halal.

Selain itu, ada juga diskusi panel tentang Solusi dan Jalan Menuju Industri Halal Filipina. Serta, sebuah lokakarya khusus tentang Keuangan Mikro dan Perbankan Syariah.

Menurut DOST, WHAP bertujuan memperkuat kemitraan dan hubungan internasional untuk Global Halal Market. Serta, menciptakan sebuah platform bagi para ahli, pedagang, dan pemerintah untuk diskusi, dan membentuk aliansi bisnis melalui Sains dan Teknologi (S & T).

DOST menekankan dorongan DTS XII dalam Pengembangan Merek Halal Premium adalah solusi terobosan mengatasi masalah ketidakpastian dan bias terhadap produk halal bersertifikat melalui S & T.

Dalam melindungi dan melestarikan, mengembangkan dan mempromosikan esensi halal, DOTS memperkuat usaha dan memastikan sains, teknologi, dan inovasi selalu memenuhi tujuan krusialnya sebagai tulang punggung industri halal dengan integritas halal pada intinya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA