Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wisata Murah Ngalun di Kampung Warna-Warni Katulampa

Senin 15 Jan 2018 05:55 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Sejumlah relawan dari Komunitas Cikapundung dan warga menyusuri Sungai Cikapundung dengan menggunakan ban bekas atau

Sejumlah relawan dari Komunitas Cikapundung dan warga menyusuri Sungai Cikapundung dengan menggunakan ban bekas atau "Kukuyaan" dimulai dari kawasan Babakan Siliwangi dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, Kota Bandung, Rabu (22/3).

Foto: Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID,  BOGOR -- Sejak Juni 2017 warga Kampung Warna-Warni, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat mengembangkan objek wisata alam murah meriah Ngalun di Sungai Kali Baru.  Wisata Ngalun ramai dikunjungi setiap akhir pekan yakni Sabtu dan Ahad, dan pada musim libur panjang nasional, umumnya dinikmati anak-anak dan remaja.

"Ngalun merupakan bahasa Sunda artinya mengarungi sungai (river tubing, Red) menggunakan ban karet," kata Wanhadi, penggagas Kampung Warna-Warni dan wisata Ngalun, Ahad (14/1).

Wisata Ngalun terbilang murah, hanya dengan Rp 5.000 untuk biaya sewa ban karet yang digunakan untuk ngalun di Sungai Kali Baru dengan rute sepanjang 500 meter. Terdapat lokasi khusus berupa celukan yang dibuat untuk anak-anak usia 10 sampai belasan tahun, sedangkan usia dewasa dapat bebas ngalun di sepanjang aliran sungai.

"Karena ini wisata alam, sungai langsung. Betul-betul alami, anak-anak kita buat tempat khusus agar mudah diawasi oleh orang tua," katanya.

Wisata alam ini dikembangkan oleh warga dan pemuda Kampung Warna-Warni secara swadaya. Sejumlah remaja dan pemuda dipekerjakan untuk mengelola wisata alam tersebut, mulai dari pengaturan parkir, penjaga sungai, hingga pengawas di lapangan.

Mereka tidak menerima gaji pokok, hanya diberi makan selama bertugas dan uang saku seadanya. Pendapatan dari penyewaan ban karet disimpan dalam kas usaha yang dibangun oleh warga.

Menurut Wanhadi, pendapatan wisata Ngalun hari-hari biasa mencapai Rp 300 ribu, dan jika ramai bisa mencapai Rp 2 juta per hari di musim libur. Wahana ini pertama dibuka Juni 2017 saat libur Idulfitri. Pengunjung datang tidak hanya dari wilayah Bogor, tetapi luar Bogor seperti Jabodetabek. "Kini setiap pekan selalu dikunjungi," katanya.

Pengembangan wisata alam Ngalun mendorong perekonomian warga setempat. Sejumlah warga mendirikan tempat usaha seperti berjualan aneka makanan, hingga suvenir seperti baju kaos, dan aneka cenderamata dari Bogor. "Kami berencana ingin terus mengembangkan objek wisata ini, dengan menambah wahana seperti ayunan di tengah sungai dan gazebo," kata Wanhadi.

Promosi wisata Ngalun juga telah dilakukan melalui jaringan internet baik itu lewat video youtube maupun jaringan media sosial lainnya. Kampung Warna-Warni juga sudah semakin berkembang dan sukses membawa Kelurahan Katulampa sebagai kelurahan terbaik di tingkat Jawa Barat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA