Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Bulog Cianjur Miliki Cadangan 2.600 Ton Beras

Senin 15 Jan 2018 05:37 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Karyawan Bulog, melayani pembeli, beras murah, berlangsung, Operasi Pasar, Cadangan Beras Pemerintah, OP-CBP, kawasan, Pasar Inres, Lhokseumawe, Aceh, Peluncuran OP, dengan stok, CBP, secara nasional mencapai, 271 ribu ton, medium, seharga Rp8.000/Kg, atau Rp120.000/15 Kg, hingga akhir Januari 2018, upaya pemerintah, menekan kenaikan harga, stabilisasi harga, beras, tengah melambung dipasaran,

Karyawan Bulog, melayani pembeli, beras murah, berlangsung, Operasi Pasar, Cadangan Beras Pemerintah, OP-CBP, kawasan, Pasar Inres, Lhokseumawe, Aceh, Peluncuran OP, dengan stok, CBP, secara nasional mencapai, 271 ribu ton, medium, seharga Rp8.000/Kg, atau Rp120.000/15 Kg, hingga akhir Januari 2018, upaya pemerintah, menekan kenaikan harga, stabilisasi harga, beras, tengah melambung dipasaran,

Foto: Rahmad/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Badan Urusan Logistik Subdivisi Regional Cianjur, Jawa Barat, memiliki persediaan beras untuk pasokan Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi sebanyak 2.600 ton. Kepala Bulog Subdivre Cianjur Uju Komariah mengatakan beras tersebut sudah disiapkan di gudang Bulog Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, untuk kebutuhan masyarakat dan berbagai progam lainnya.

Menurutnya, persediaan beras tersebut sewaktu-waktu bisa dikeluarkan seperti untuk menekan lonjakan hargan dan berkurangnya pasokan dari petani maupun distributor. Sama seperti permintaan dari Pemkab Sukabumi untuk mengantisipasi kurangnya persediaan beras dalam beberapa pekan terakhir.

Selain itu, pihaknya sudah melaksanakan operasi beras di pasar tradisional Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi tepatnya di Pasar Tipat Gede Kota Sukabumi dan Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Beras tersebut juga untuk memasok progam beras sejahtera untuk masyarakat yang tercantum dalam keluarga penerima manfaat. "Sehingga warga tidak perlu khawatir dan kami menjamin persediaan beras akan tercukupi dan tidak sampai benar-benar langka atau sulit ditemukan," kata dia.

Uju mengatakan saat ini harga beras di Kota dan Kabupaten Sukabumi melonjak karena pasokannya berkurang sehingga mempengaruhi persediaan di pasaran. Bahkan, informasi yang diterimanya harga beras di Kota Sukabumi naik 24 persen untuk jenis premium atau Ciherang yang awalnya hanya Rp 10 ribu per kg menjadi Rp 12.400 per kg. Sama halnya di Kabupaten Sukabumi dari Rp 10 ribu per kg menjadi Rp 11 ribu hingga Rp 12 ribu setiap kilogramnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA