Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Penjelasan Sudrajat Soal Pertemuan Demiz dan Ketum PAN

Sabtu 06 Jan 2018 17:32 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Teguh Firmansyah

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari Partai Keadilan Sejahtera untuk Jawa Barat, Sudrajat (kiri) dan Ahmad Syaikhu (kanan) berpose usai pengumuman pencalonan di Kantor DPP PKS, Jakarta,Rabu (27/12).

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari Partai Keadilan Sejahtera untuk Jawa Barat, Sudrajat (kiri) dan Ahmad Syaikhu (kanan) berpose usai pengumuman pencalonan di Kantor DPP PKS, Jakarta,Rabu (27/12).

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Bakal calon gubernur Jawa Barat Mayjen (Purn) Sudrajat masih meyakini koalisi Gerindra, PKS, dan PAN masih solid mendukung pasangan Sudarajat-Ahmad Syaikhu. Hal ini disampaikan disela-sela pemberian santunan untuk 2.500 anak yatim dan pengobatan gratis di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (6/1) siang.

"Sampai sekarang Gerindra, PKS dan PAN solid seperti yang sudah diumumkan mengusung lima calon gubernur dalam pilgub termasuk Jawa Barat," ujar Sudrajat kepada wartawan.

Hal ini menyikapi pertemuan antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Deddy Mizwar (Demiz) di Bandung beberapa hari lalu. Menurut Sudrajat, pertemuan itu hanya menemui Demiz dan tidak berurusan dengan koalisi. Intinya, kata dia, ketiga partai masih solid mendukung pasangan Sudrajat-Syaikhu.

Sudrajat menambahkan, peluang untuk menambah partai koalisi untuk pasangan Sudrajat-Syaikhu menjadi kewenangan partai apakah masih terbuka atau tidak. "Saya hanya calon gubernur terkait koalisi kewenangan partai," imbuh dia.

Terkait kedatangannya ke Sukabumi, jelas Sudrajat, untuk mengenalkan sosoknya kepada warga. Dalam artian dia ingin menyampaikan sampurasun atau kulonuwun kepada warga Sukabumi untuk maju di pilgub Jabar.

Anggota Komisi XI DPR RI yang berasal dari Partai Gerindra Heri Gunawan mengatakan, bersatunya Sudrajat-Syaikhu adalah wujud bersatunya umat. Selain itu sambung Heri, pasangan ini pun merupakan pilihan umat dan saling melengkapi satu sama lain. Keduanya memenuhi kriteria 3N yakni Nyakola, Nyunda, dan Nyantri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA