Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Ganti Rugi Tol Trans Sumatra Diharap Segera Dibayar

Jumat 05 Jan 2018 04:08 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Budi Raharjo

Foto udara suasana pembangunan jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang di Mesuji, Lampung, Kamis (28/12).

Foto udara suasana pembangunan jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang di Mesuji, Lampung, Kamis (28/12).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG -- Pembangunan ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dari Pelabuhan Bakauheni menuju Kabupaten Mesuji, Lampung, akan segera dilanjutkan. Ganti rugi lahan yang terkena proyek JTTS ini diharapkan bisa segera dibayarkan karena akan berdampak pada perekonomian daerah.

"Proses ganti rugi tanah dan tanam tumbuh warga di Mesuji segera dilakukan," kata Bupati Mesuji Khamami seusai mengikuti rapat dengan berbagai menteri terkait di Jakarta, Kamis (4/1).

Menurut dia, pada dasarnya warga dan pemerintah setempat mendukung terwujudnya JTTS sebagai proyek nasional yang strategis dan berdampak pada perekonomian warganya. Proyek JTTS tersebut melintas di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) tersebut sepanjang 33,12 km.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memproses ganti rugi tanah dan tanam tumbuh warga yang telah melewati masa validasi. Menurutnya, tidak ada masalah dalam proses pembebasan lahan yang akan dilalui JTTS tersebut. Artinya, warga Kabupaten Mesuji tidak ada yang menghambat dalam proses pembangunan JTTS yang akan tersambung dari Lampung ke Sumsel.

Khamami selalu hadir dalam rapat yang digelar di Jakarta terkait dengan pembangunan JTTS yang melintasi kabupatennya. Ia berharap dengan selesainya JTTS tersebut, diharapkan pembangunan di daerah Mesuji dapat lebih cepat berkembang, karena akses menuju Mesuji selama ini masih terkendala jarak dan waktu.

Untuk menuju ke Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung dari Kota Bandar Lampung membutuhkan waktu perjalanan menggunakan mobil dengan arus lalu lintas jalan darat normal sekitar lima jam. Sehingga untuk mengurus sesuatu di Mesuji terpaksa harus menginap dan tidak efektif untuk pergi dan pulang dalam sehari tersebut.

Jika JTTS telah terwujud, ia mengatakan rentang waktu dan jarak tempuh ke Mesuji dapat dipersingkat, dan akses perekonomian masyarakat dan pemerintahan akan lebih efektif dan efisien.

JTTS yang melintas dari Lampung diantaranya ruas Bakauheni (Lampung Selatan) Terbanggi Besar (Lampung Tengah) sedang dilaksanakan. Terbanggi Besar Pematang Panggang (Mesuji), Pematang Panggang - Kayuagung (OKI) Palembang (Sumsel). Menurut rencana, periode Mei hingga Juni tahap konstruksi selesai. Sedangkan ruas Bakauheni -Terbanggi Besar akan diresmikan presiden dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA