Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Arus Balik Libur Tahun Baru di GT Palimanan Meningkat

Senin 01 Jan 2018 21:21 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agung Sasongko

 Gerbang Tol Palimanan Ilustrasi

Gerbang Tol Palimanan Ilustrasi

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID,CIREBON -- Arus balik dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang melewati Gerbang Tol Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, makin meningkat, Senin (1/1) malam. Meski demikian, arus kendaraan tetap ramai lancar tanpa terjadinya antrian.
 
Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra, menyebutkan, sepanjang Senin (1/1) pukul 00.00- 20.00WIB, jumlah kendaraan yang melaju dari arah Jateng menuju Jakarta yang melewatiGT Palimanan mencapai 32.685 unit. Sedangkan kendaraan dari arah sebaliknya mencapai 13.999 unit.
 
Sepanjang pukul 00.00-20.00 WIB itu, jumlah kendaraan arus balik dari arah Jateng  menuju Jakarta tertinggi tercatat terjadi pada pukul 19.00-20.00 WIB. Yakni mencapai2.983 unit kendaraan atau rata-rata ada 49 unit kendaraan per menitnya.
 
Pada pukul 20.00 WIB, kendaraan dari Jateng menuju Jakarta terpantau ramai lancar,tidak terjadi antrian di loket pembayaran, terang Risto.
 
Peningkatan jumlah kendaraan arus balik yang mengarah ke Jakarta itu sudah mulai terlihatsejak pukul 10.00 WIB. Pada pukul 10.00 11.00 WIB, jumlah kendaraan arusbalik yang melintasi GT Palimanan tercatat ada 2.062 unit atau rata-rata 34unit per menit.
 
Jumlahkendaraan tersebut semakin meningkat pada sore hari. Seperti yang terjadi padapukul 15.00 16.00 WIB, jumlah kendaraan arus balik menuju Jakarta yangmelintasi GT Palimanan mencapai 2.446 unit atau rata-rata 41 unit kendaraan permenit.
 
Arus balik kendaraan yang mengarah ke Jakarta itu diperkirakan masih akan terusterjadi. Pihak kepolisian pun mengimbau para pengemudi kendaraan untukberhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA