Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Dzikir Nasional Republika 2018

Gus Solah: Tanggung Jawab Umat Islam Jaga Keutuhan Bangsa

Ahad 31 Dec 2017 19:28 WIB

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko

Jamaah membaca Alquran di Masjid At-Tin, Jakarta, Ahad (31/12). Sejumlah jaamah mulai memadati masjid At-Tin dan menunggu Dzikir Nasional 2017 dengan membaca Alquran.

Jamaah membaca Alquran di Masjid At-Tin, Jakarta, Ahad (31/12). Sejumlah jaamah mulai memadati masjid At-Tin dan menunggu Dzikir Nasional 2017 dengan membaca Alquran.

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) akan memberikan tausiyah mengawali rangkaian acara Dzikir Nasional 2017 di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur. Gus Solah akan memberikan tausiyah yang berkaitan dengan tema Dzkir Nasional, yakni perkuat silaturrahim untuk bangsa.

"Akan menyampaikan tausiyah selama setengah jam, kalau yang memimpin zikir Ustaz Arifin Ilham," kata KH Salahuddin kepada Republika sebelum memberikan tausiyah, Ahad (31/12).

KH Salahuddin mengatakan, perkuat silaturrahim untuk bangsa, jadi tausiyahnya akan mengajak melihat ke belakang. Apakah bangsa ini pernah tidak utuh dan pecah. Menurutnya, bangsa ini belum pernah pecah dan tidak utuh, tapi pernah hampir pecah.

"Jadi kita mempelajari itu, kedepannya apa yang harus kita lakukan agar tidak pecah," ujar tokoh Nahdlatul Ulamal

Ia menegaskan, tanggung jawab untuk menjaga keutuhan ada di umat Islam. Karena umat Islam adalah umat terbesar. Dalam meraih kemerdekaan, peran umat dan tokoh-tokoh Islam juga sangat besar. Oleh karena itu, dikatakan KH Salahuddin, umat Islam dulu harus rukun. Umat Islam harus saling percaya dan saling menghormati. Baru bisa menjaga keutuhan Indonesia.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, pada Ahad (31/12), peserta Dzikir Nasional mulai berdatangan menjelang Sholat Asar ke Masjid At-Tin. Mereka ingin mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang positif, yakni berdzikir dan bermuhasabah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA