Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Barack Obama: Pengguna Medsos tidak Bertangung Jawab

Kamis 28 Dec 2017 08:09 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Barack Obama

Barack Obama

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan Presiden AS Barack Obama telah memperingatkan terhadap penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab. Dia menilai banyak tindakan di media sosial yang merusak pemahaman masyarakat tentang sebuah isu yang kompleks dan menyebarkan informasi yang keliru.

"Salah satu bahaya internet adalah bahwa orang dapat memiliki realitas yang sama sekali berbeda. Mereka dapat terlindungi dalam informasi yang memperkuat bias mereka saat ini," kata Obama ketika wawancara dengan Pangeran Harry dalam program Today Today.

Keprihatinan muncul dalam diri Obama ketika melihat kondisi masa depan yang mencampakkan fakta-fakta di media sosial. Lebih parahnya lagi, kebanyakan orang hanya ingin membaca sesuatu yang memperkuat argumen mereka saja.

Dalam wawancara itu disinggung banyaknya suara yang terdapat di media sosal, memang memunculkan keberagaman, tetapi itu justru tidak terarah dan tidak memiliki landassn yang sama. Untuk mengurangi efek negatif media sosial, suami Michelle Obama ini menyarankan untuk orang tetap terhubung dengan bertatapan langsung.

"Media sosial adalah alat yang sangat ampuh bagi orang-orang yang memiliki kepentingan bersama untuk bertemu dan saling mengenal dan terhubung. Tapi, penting bagi mereka untuk bertemu secara langsung, bertemu di bar, bertemu di tempat ibadah, bertemu di lingkungan sekitar, dan saling mengenal," kata ayah dua anak ini.

Internet hanya bisa menyederhanakan sesuatu, menurut Obama, ketika sudah bertemu maka akan ditemukan kerumitan masing-masing yang perlu dipahami. Maka penting untuk tetap bertemu dan berbicara langsung, tidak hanya membahas di ruang dunia maya.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA