Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Politikus Gerindra: Di Jatim, Kita Bicara Pemilih Zaman Now

Ahad 24 Dec 2017 16:46 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ratna Puspita

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad memberitahukan penundaan rapat konsultasi fraksi-fraksi terkait permasalahan hukum Setya Novanto (Setnov) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11).

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad memberitahukan penundaan rapat konsultasi fraksi-fraksi terkait permasalahan hukum Setya Novanto (Setnov) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11).

Foto: Republika/Santi Sopia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan usia yang masih relatif muda bukan masalah bagi partai untuk mengusung kadernya, Moreno Suprapto, pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Partai berlambang kepala burung garuda itu meyakini para pemilih Jatim yang menginginkan pembaruan.

"Di Jatim, kita ngomong pemilih zaman now, jumlah milenial ada 13 juta," kata Dasco kepada Republika, Ahad (24/12).

Moreno yang baru menginjak usia 35 tahun diyakini Gerindra bisa meraih banyak dukungan. Gerindra tetap melihat peluang menang dengan mengusung mantan pembalap F3 tersebut.

"Bung Karno dan Bung Tomo mulai populer di umurnya Moreno," tuturnya.

Dasco juga tidak terlalu mempersoalkan popularitas Moreno yang dianggap masih jauh dengan Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) maupun Khofifah Indar Parawansa. Sejumlah pengamat politik juga, menurut dia, berpendapat hal yang sama saat poros koalisi Gerindra mengusung Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta.

"Waktu Anies-Sandi dimajukan di DKI juga pengamat seperti itu, mau pengamat ngomong apa kita nggak peduli," kata dia.

Dasco mengatakan sampai saat ini Gerindra berkomunikasi dengan partai manapun, baik yang sudah maupun belum mengusung calon. Gerindra yakin partai yang sudah mengusung calon pun masih bisa ditarik.

Peluang juga terbuka lebar bagi pasangan yang akan diduetkan dengan Moreno, termasuk dengan tiga calon yang akan diajukan PAN. Menurut Dasco, partai akan melihat mana yang paling cocok.

“Kami penjajakan saja (dengan partai), itu saja, kalau saya terangin nanti diganggu, biarin saja begini," katanya menambahkan.

Dasco juga mengakui pengusungan Moreno ini setelah La Nyalla Matalitti mengembalikan mandat. Sebelumnya, partai memberikan surat tugas pada yang bersangkutan dan gagal mendapat suara dukungan partau lain.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA