Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Sambut HAB 72 Kementerian Agama

Menag: Mari Tebarkan Kedamaian

Ahad 24 Des 2017 10:30 WIB

Red: Agus Yulianto

 Menag Lukman Hakim Saifuddin

Menag Lukman Hakim Saifuddin

Foto: dok. Kemenag.go.id

REPUBLIKA.CO.ID,  MADINAH -- Kementerian Agama akan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-72. HAB ini diperingati setiap 3 Januari.

Sambut HAB 72, Menag mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama untuk proaktif dalam upaya menebarkan kedamaian. Ajakan ini tercermin dari pilihan tema HAB 72, "Tebarkan Kedamaian".

"Dari Kota Madinah, menyambut HAB 72, saya mengajak keluarga besar Kemenag khususnya dan umat beragama umumnya untuk terus pro aktif dalam gerakan menebarkan kedamaian di bumi Nusantara," kata Lukman, Sabtu (23/12).

Pesan yang sama sebelumnya disampaikan Menag saat berpidato di hadapan 700 ulama dunia Islam yg hadir dalam Seminar Internasional tentang Perdamaian Dunia dan Islamphobia. Forum untuk mempromosikan budaya damai itu berlangsung di Abu Dhabi, 11 Desember 2017.

Di tengah situasi dunia Muslim yang masih bergejolak, Menag mengajak semua pihak untuk terus menyuarakan secara lantang Islam sebagai agama kedamaian. Menurutnya, Islam mengajak umat manusia untuk hidup dengan aman dan damai.

"Esensi ajaran kedamaian bisa ditemukan dari nama Islam itu sendiri yang berasal dari satu akar kata dengan 'al-silm' yang berarti kedamaian. Itulah esensi semua ajaran agama yang disampaikan oleh para nabi, termasuk Nabi Musa dan Nabi Isa," ujarnya.

"Islam mengajarkan umatnya untuk menebar kedamaian melalui ucapan dan perbuatan, baik kepada yang dikenal maupun yang tidak dikenal," sambungnya.

Mengutip sebuah riwayat, Menag menjelaskan bahwa ketika ditanya, bagaimana cara berislam yang paling utama, Rasulullah menjawab, “tuth`imu al-tha`âma wa taqra`u al-salâma `alâ man `arafta wa man lam ta`rif (memberi makan orang miskin dan mengucapkan salam kepada yang dikenal dan yang tidak dikenal).

Ketika umat Islam diminta untuk saling menebar salam, kata Menag, itu berarti tidak ada tempat di dalam Islam bagi kekerasan dan kebencian. Tebar kedamaian akan melahirkan cinta dan kasih sayang, sekaligus membuang jauh-jauh rasa kebencian dan permusuhan.

Menag menambahkan, Rasulullah berpesan, “Kamu tidak akan masuk surga sampai kamu beriman, dan kamu tidak dinyatakan beriman secara benar sampai kamu bisa saling mencintai. Maukah kamu aku tunjukkan cara yang membuatmu bisa saling mencintai? Tebarkan salam kedamaian di antara kamu.”

Menag Lukman berada di Saudi dalam rangka persiapan penyelenggaraan haji 1439H/2018M.  Menag akan bertemu dengan sejumlah pihak, termasuk melakukan penandatanganan MoU penyelenggaraan haji tahun depan. Menag dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 26 Desember mendatang.

sumber : kemenag.go.id
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA