Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Inter Akhirnya Kalah, Spalletti: Sedikit tak Terduga

Ahad 17 Dec 2017 00:38 WIB

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Ratna Puspita

Reaksi Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti saat pertandingan Serie A antara FC Internazionale dan Udinese Calcio di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Sabtu (16/12).

Reaksi Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti saat pertandingan Serie A antara FC Internazionale dan Udinese Calcio di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Sabtu (16/12).

Foto: EPA-EFE/MATTEO BAZZI

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti tidak menduga rentetan kemenangan timnya harus terhenti setelah kalah 3-1 dari Udinesse di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (16/12). Spalletti mengatakan kekalahan ini terjadi karena timnya telalu banyak melakukan kesalahan sederhana.

"Sedikit tidak terduga, kami bermain cukup baik di awal babak kedua, terutama di babak pertama. Kami memiliki jarak, gerak dan bentuk yang benar. Tapi kami tidak menyelesaikan peluang kami sebaik biasanya, tapi kami menciptakannya," kata Spalletti seperti dilansir dari Football Italia, Ahad (17/12).

Inter lebih dulu kebobolan lewat gol Kevin Lagsana pada menit-14. Tapi, Mauro Icardi segera membalasnya satu menit kemudian. Babak pertama bertahan dengan skor 1-1. 

Reaksi penyerang Inter Mauro Icardi saat pertandingan timnya harus kalah dari Udinese 1-3. (EPA-EFE/MATTEO BAZZI)

Di babak kedua, Inter kebobolan dua gol dan tidak bisa membalasnya. Dua gol Udinese dicetak Rodrigo Paul dari titik penalti pada menit 61 dan Antonio Barak pada menit ke-77.

Spalletti mengatakan pada babak kedua timnnya terlalu banyak melakukan kesalahan sederhana dan Udinesse berhasil menciptakan dua gol. Spelletti sempat memasukan Roberto Gagliardini untuk mengimbangi kekuatan fisik Udinesse.

"Ini mengajarkan kami jika kami kurang intens di Serie A pada pertandingan dengan skor tipis, kami akan kehilangan poin. Bahkan hal sekecil apa pun bisa membuat perbedaan," katanya.

Pertahanan Inter Milan memburuk pada babak kedua. Terutama saat Antonio Barak menciptakan gol ketiga. Barak sama sekali tidak dalam penjagaan saat mendapatkan umpan dari Jakub Jankto. 

Spalletti mengatakan timnya kalah bukan hanya lantaran sering kali gagal dalam melakukan penyelesaian akhir. Namun, dia menuturkan, Udinese juga berhasil menciptakan peluang dan dapat mempertahankan wilayah yang tidak ada pemain Inter di dalamnya.

"Kami cukup bagus pada babak pertama, tapi babak kedua Udinese luarbiasa dan kami kesulitan," katanya.

Pertandingan ini menjadi kekalahan pertama bagi Inter Milan pada musim ini. Karena kekalahan ini Inter turun dari puncak klasemen Serie A ke peringkat kedua. 

Para pemain Udinese merayakan kemenangan atas Inter Milan 3-1. (EPA-EFE/MATTEO BAZZI)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA