Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Menhub: Jalur Ganda Rel Bogor-Sukabumi Permudah Konektivitas

Jumat 15 Dec 2017 18:12 WIB

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Nur Aini

Presiden RI Joko Widodo memantau pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi PP di Sukabumi, Jawa Barat (15/12) Presiden Joko Widodo mengatakan adanya rel ganda akan dapat menambah jumlah kereta api dan meningkatkan volume penumpang dan menambah pilihan warga untuk memilih transportasi umum dengan target pembangunan ini selesai di tahun 2020.

Presiden RI Joko Widodo memantau pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi PP di Sukabumi, Jawa Barat (15/12) Presiden Joko Widodo mengatakan adanya rel ganda akan dapat menambah jumlah kereta api dan meningkatkan volume penumpang dan menambah pilihan warga untuk memilih transportasi umum dengan target pembangunan ini selesai di tahun 2020.

Foto: Iman Firmansyah

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR -- Pemerintah terus berupaya membangun konektivitas antardaerah agar lebih mudah digunakan masyarakat. Kementerian Perhubungan mulai pembangunan atau groundbreaking jalur kereta Bogor-Sukabumi dengan sistem rel ganda. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (15/12).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, melihat konektivitas Bogor ke Sukabumi yang merupakan salah satu kota di selatan Pulau Jawa aksesibilitasnya memang sangat minim. Untuk itu, ia menilai perlu perbaikan agar masyarakat bisa menikmati transportasi yang lebih mudah.

Saat ini banyak masyarakat dari Jakarta atau Bogor yang berangkat ke Sukabumi membutuhkan waktu yang sangat lama. Padahal jarak tempuh menuju Sukabumi sebenarnya tidak jauh. Dengan banyaknya destinasi, produk dari industri, maka konektivitas tersebut dinilai harus dibangun.

"Jawa bagian selatan ini harus dibangun (konektivitasnya). Jadi nanti dari Bogor bisa ke Sukabumi kemudian Cianjur dan Bandung. Setelah dari Bandung kan bisa sambung bahkan hingga ke Yogyakarta," kata Budi Karya.

Budi menuturkan, saat ini sudah ada jalur rel kereta api yang dimanfaatkan masyarakat. Namun jumlah kereta dan gerbong kereta yang mengangkut tidak banyak. Hal tersebut karena jalur kereta yang dilalui menanjak dan berliku, sehingga kereta yang dipakai membawa masyarakat tidak bisa dengan gerbong panjang. Butuh sekitar tiga jam untuk sampai dari Bogor ke Sukabumi. Sedangkan mobil membutuhkan rentang waktu hingga enam jam.

Dalam pembangunan jalur ganda (double track) ini, Kementerian Perhubungan akan meratakan sejumlah daerah yang cukup tinggi di daerah yang dilalui. Dengan cara ini maka jalur rel kereta lebih mudah dilalui.

Setelah jalur kereta ini dirampungkan, Kementerian Perhubungan akan segera mengkoneksikan jalur Cianjur ke Bandung via Padalarang. Dengan begitu semua jalur transportasi di Selatan Jawa terhubung melalui dengan kereta api.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA