Tuesday, 3 Jumadil Awwal 1443 / 07 December 2021

Tuesday, 3 Jumadil Awwal 1443 / 07 December 2021

Masjid Unik dan Bersejarah di Afrika

Kamis 30 Nov 2017 17:00 WIB

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Agung Sasongko

 Masjid Agung Djenne di Mali, Afrika Barat.

Masjid Agung Djenne di Mali, Afrika Barat.

Foto: sacredsites.com

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Islam di Afrika hampir sama tuanya dengan sejarah agama itu sendiri. Islam mungkin masuk ke Afrika sebelum dimulainya kalender Islam (Hijriyah), ketika beberapa pemeluk Islam pergi ke Habasyah (Abessinia) untuk berlindung dari kejaran kaum Quraisy. Sarana penyebaran Islam di benua ini dilakukan melalui berbagai cara. Misalnya, ekspansi melalui penaklukan, seperti yang terjadi di Afrika Utara. Setelah Arab menaklukkan Afrika Utara pada abad ke-7 dan ke-8 M, terjadi proses Islamisasi dan Arabisasi di Afrika Utara.

Sementara itu, Islam masuk ke Afrika bagian selatan melalui para budak Melayu yang dibawa orang Eropa. Di Afrika Timur, Islamisasi tampak jelas melalui kedatangan dan ekspansi Arab, pada masa-masa awal hingga abad ke-20. Di antara bukti Islamisasi yang kuat di Afrika adalah masjid-masjid tua bersejarah yang masih bertahan hingga kini. Di antaranya sebagai berikut :

Masjid Agung Kairouan

Masjid Agung Kairouan atau dikenal sebagai Masjid Uqba merupakan salah satu masjid paling penting di Tunisia. UNESCO telah menjadikan masjid ini sebagi warisan dunia. Masjid Agung Kairouan adalah salah satu monumen Islam yang paling mengesankan dan terbesar di Afrika Utara Masjid ini diirikan Uqba bin Nafi pada 670 M, pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah. Masjid Uqba, oleh para penerusnya dihiasi pilar-pilar marmer yang didapat dari piung-piung Kartago, yang kemudian dimanfaatkan lagi oleh penguasa Aqlabiyah.

Menara persegi yang melengkapi bangunan masjid ini, merupakan peninggalan Dinasti Umayyah, dan termasuk yang paling lama bertahan di Afrika. Berkat masjid ini, Kairouan di mata sejarawan Barat menjadi kota suci keempat setelah Makkah, Madinah, dan Yerussalem.

Masjid Raya Djenne

Masjid Raya Djenne adalah bangunan dari lumpur terbesar di dunia. Banyak arsitek menganggap bangunan ini bergaya arsitektur Sudano-Sahelian terbaik.

Masjid ini terletak di Kota Djenne, Mali, di dekat Sungai Bani. Terletak di Kota Djenne, Republik Mali, Afrika Barat. Pada 1998, masjid ini ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Masjid unik dan menakjubkan ini juga pernah menjadi pusat pengajaran Islam di Afrika pada abad ke-18. Kini, Masjid Djenne masih menjadi salah satu bangunan penting di Afrika Barat.

Masjid Larabanga

Masjid Larabanga adalah masjid yang dibangun dengan gaya arsitektur Sudan di Desa Larabanga, Ghana. Masjid ini merupakan masjid tertua di Ghana dan salah satu yang tertua di Afrika Barat.

Masjid berjuluk Makkah di Afrika Barat ini telah mengalami restorasi beberapa kali, sejak awal didirikan pada 1421. World Monuments Fund (WMF) telah memberikan kontribusi besar terhadap restorasi, dan masuk dalam daftar salah satu dari 100 Situs Paling terancam punah. Masjid ini menyimpan koleksi mushaf kuno. Oleh penduduk setempat diyakini sebagai pemberian langit untuk Yidan Barimah Bramah, imam masjid pada 1650 M.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA