Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Jumlah Rumah Terendam Banjir di Baleendah Terus Bertambah

Kamis 09 Nov 2017 08:46 WIB

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Indira Rezkisari

Banjir (ilustrasi).

Banjir (ilustrasi).

Foto: Republika/Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, BALEENDAH -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengungkapkan jumlah rumah yang terendam banjir di tiga kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Baleendah terus bertambah. Hal itu terjadi disebabkan curah hujan yang deras beberapa hari terakhir yang menyebabkan anak sungai Citarum dan sungai Citarum meluap.

"Total rumah yang terendam banjir di tiga Kecamatan mencapai 1567 unit. Sementara untuk korban jiwa nihil," ujar Kepala Harian BPBD Kabupaten Bandung, Tata Iriawan Sobandi melalui keterangan tertulisnya, Kamis (9/11).

Menurutnya, di Kecamatan Baleendah, kelurahan Andir jumlah rumah yang terendam mencapai 329 unit. Dengan ketinggian rata rata air mencapai 110 cm. Selain itu, akses jalur Andir-Katapang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat.

Ia menuturkan, di Kecamatan Dayeuhkolot, Desa Citeureup jumlah rumah yang terendam banjir mencapai 266 unit. Desa Dayeuhkolot sebanyak 1.051 unit rumah dan Kelurahan Pasawahan 137 unit. Pengungsi di Dayeuhkolot sendiri berjumlah 7 Kepala Keluarga dan pengungsi di kantor RW sebanyak 4 KK.

Dia menambahkan, di Kecamatan Bojongsoang, Desa Bojongsoang sebanyak 50 unit rumah. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengungkapkan akibat banjir yang terjadi sebanyak 1058 rumah terendam banjir di tiga wilayah yaitu Kecamatan Baleendah, Kecamatan Bojongsoang dan Kecamatan Dayeuhkolot, Rabu (8/11) kemarin.

"Total rumah yang terendam di Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang kurang lebih 1.058 unit," kata Kepala Harian BPBD Kabupaten Bandung, Tata Iriawan Sobandi.

Banjir sendiri katanya rata-rata berada di ketinggian 10-150 cm dan beberapa warga Dayeuhkolot sudah mengungsi di aula desa Dayeuhkolot sebanyak tujuh kepala keluarga, 17 orang jiwa, dua balita dan dua lansia.

Menurutnya, banjir terjadi karena curah hujan tinggi di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung sejak sore hingga malam. Sehingga menyebabkan aliran sungai di Cisangkuy, Cikapundung dan Citarum meluap.

Ia menuturkan, rumah yang terendam banjir di Kecamatan Baleendah sebanyak 329 unit dengan ketingggian air 10-150 cm. Sementara itu, di Kecamatan Bojongsoang sebanyak 30 rumah dengan ketinggian air 10-120 cm dan di Kecamatan Dayeuhkolot sebanyak 699 unit.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA