Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Otak Kelompok Terduga Teroris Bima Menyerahkan Diri

Jumat 03 Nov 2017 13:42 WIB

Red: Andri Saubani

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) didampingi Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompu (kanan) menunjukkan barang bukti Foto dua pucuk senjata rakitan saat Rilis Teroris jaringan Bima di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/10).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) didampingi Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompu (kanan) menunjukkan barang bukti Foto dua pucuk senjata rakitan saat Rilis Teroris jaringan Bima di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/10).

Foto: Antara/Reno Esnir

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Otak dari kelompok terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Imam Munandar alias Nandar, dilaporkan telah menyerahkan diri ke aparat kepolisian. Wakapolda NTB Komisaris Besar Polisi Tajuddin, di Mataram, Jumat (3/11), membenarkan bahwa Nandar telah menyerahkan dirinya pada Kamis (2/11) malam ke Polres Bima Kota.

"Betul, saya dapat laporannya seperti itu dari wilayah, tadi malam menyerahkan diri," kata Tajuddin.

Menurut informasi, Imam Munandar diduga berperan sebagai penggagas aksi penembakan dua anggota kepolisian di Bima Kota pada 11 September lalu. Dalam insiden penembakan dua anggota kepolisian di Bima Kota, Nandar bertindak sebagai eksekutor. Dalam peristiwa penembakan itu, Nandar beraksi bersama MA alias One Dance, yang sebelumnya tewas dalam aksi baku tembak di pegunungan Oi Sarume, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, pada Senin (30/10) pagi.

Sementara di tempat kejadian perkara (TKP) kedua, dalam waktu yang hampir bersamaan, MIT alias Iqbal, melancarkan aksi penembakan bersama RFJ alias Yaman, yang juga dilaporkan telah tewas bersama One Dance di pegunungan Oi Sarume. Informasi tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan Iqbal yang saat ini telah diamankan bersama delapan warga Penato'i, Kecamatan Mpunda, Bima kota.

Rencananya, Nandar pada Jumat sore ini akan diberangkatkan ke Mabes Polri menyusul sembilan rekannya yang sudah lebih dulu diberangkatkan pada Kamis (2/11) malam. "Sekarang yang bersangkutan masih dalam perjalanan dari Bima Kota, rencananya sore ini akan berangkat ke Jakarta (Mabes Polri) lewat Bandara Internasional Lombok (BIL)," ujarnya

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA