Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Dokumenter Ini Angkat Kasus Pembunuhan Misterius di India

Selasa 31 Okt 2017 10:27 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Yudha Manggala P Putra

Cuplikan tayangan dokumenter The Talwars: Behind Closed Doors

Cuplikan tayangan dokumenter The Talwars: Behind Closed Doors

Foto: trendsmap

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tayangan dokumenter The Talwars: Behind Closed Doors mengangkat sebuah kasus pembunuhan misterius di India. Pada 2008, insiden itu menjadi salah satu misteri pembunuhan terbesar di negara tersebut dan menyedot perhatian dunia.

Pada suatu pagi di 16 Mei 2008, pasangan Rajesh dan Nupur Talwar mendapati anak perempuan mereka, Aarushi Talwar, terbujur kaku di tempat tidurnya. Aarushi tewas mengenaskan dengan luka pukul dan luka potong di bagian tenggorokannya.

Pelayan keluarga yang berasal dari Nepal bernama Hemraj Banjade, menghilang dan mulanya diyakini sebagai pelaku. Ternyata, jenazah Banjade ditemukan dalam keadaan bengkak dan babak belur di teras atap apartemen.

Hanya ada empat orang di apartemen tersebut sehingga polisi investigasi sempat mencurigai kedua orang tua. Namun, penyelidikan, persidangan, dan banding selama sembilan tahun tidak menunjukkan bukti apapun sehingga mereka telah bebas dari tuduhan.

The Talwars: Behind Closed Doors menampilkan wawancara eksklusif dengan orang tua Aarushi dan pihak yang terlibat. Tayangan berbahasa Inggris dan Hindi itu merupakan dokumenter orisinil pertama dari HBO Asia, bekerja sama dengan Star India.

Episode pertama serial dalam empat bagian tayang perdana di saluran televisi HBO pada Ahad, 26 November 2017 pukul 20:00 WIB. Tiga episode selanjutnya tayang setiap hari Ahad di jam yang sama, juga tersedia di HBO On Demand.

"Kehadiran dokumenter original HBO Asia ini menambah repertoar produksi HBO Asia Original kami yang kian berkembang. Kami ingin terus menghadirkan cerita-cerita menarik dan relevan dari seluruh kawasan Asia," kata CEO HBO Asia Jonathan Spink dalam pernyataan resminya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA