Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Jumlah Populasi Dunia Jadi Tantangan Pangan Berkelanjutan

Senin 30 Oct 2017 15:22 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Forum Pangan Asia Pasifik yang bekerjasama dengan Eat Foundation.

Forum Pangan Asia Pasifik yang bekerjasama dengan Eat Foundation.

Foto: kemenko pmk

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani mengatakan dunia menghadapi tantangan berat untuk dapat memberi makan kepada seluruh populasi dunia yang diperkirakan berjumlah 9 miliar pada 2050. Ini meningkat 18 persen dari jumlah populasi dunia saat ini yaitu 7,6 miliar penduduk

Merujuk data FAO, Puan mengatakan 723 juta orang di dunia saat ini menderita kelaparan kronis. Sebanyak 490 juta jiwa diantaranya hidup di kawasan Asia Pasifik. Namum demikian, dalam upaya mencukupi kebutuhan pangan, manusia juga menjadi penyebab kerusakan planet yang tidak bisa diperbaiki lagi. Disatu sisi, Menko PMK juga mengatakan bahwa makanan dan pola makan yang tidak sehat menjadi faktor risiko penyebab munculnya berbagai penyakit di dunia dan merupakan pendorong utama terjadinya penyakit kronis.

Untuk itu, dalam mendorong perbaikan sistem pangan dunia yang harus memperhatikan aspek berkelanjutan serta dalam rangka mendorong keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, pemerintah berinisiatif menyelenggarakan Forum Pangan Asia Pasifik yang bekerjasama dengan Eat Foundation.

“Indonesia menjadi Negara Asia Pasifik yang pertama yang mengambil langkah awal dalam membangun dialog dan kerjasama antara pemangku kepentingan di kawasan Asia Pasifik guna melakukan terobosan dalam sistem pangan berkelanjutan,” kata Puan saat memberikan pidato laporan pelaksanaan Forum Pangan Asia Pasifik dihadapan Wakil Presiden, M. Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (30/10).

Puan berharap melalui pelaksanaan Forum Pangan Asia Pasifik, dapat dicapai pemahaman kolektif tentang dampak jangka panjang yang perlu kita raih bersama melalui kolaborasi antar negara maupun antar para aktor pembangunan dari berbagai sektor di tingkat nasional dan daerah.

“Forum Pangan Asia Pasifik ini juga diharapkan akan dapat mendorong meningkatnya realisasi investasi dan alih teknologi di bidang pangan dari negara-negara di kawasan kepada Indonesia,” ujar Puan.

Forum Pangan Asia Pasifik saat ini diikuti lebih dari 700 peserta dari negara-negara di kawasan yang terdiri dari  para menteri dan pejabat kesehatan dan sektor lain seperti keuangan, perencanaan pembangunan, pertanian, lingkungan hidup dan perikanan serta para pelaku bisnis nasional maupun multinasional, akademisi, masyarakat sipil, dan media di kawasan Asia Pasifik. Rencananya forum ini akan berlangsung dari tanggal 30-31 Oktober 2017

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA