Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Somalia Pecat Kepala Intelijen

Senin 30 Okt 2017 06:17 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Teguh Firmansyah

Bom mobil yang meledak di Hotel Nasahablod Two, Mogadishu, Somalia, Sabtu (28/10).

Bom mobil yang meledak di Hotel Nasahablod Two, Mogadishu, Somalia, Sabtu (28/10).

Foto: EPA-EFE/SAID YUSUF WARSAME

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADISHU -- Pemerintah Somalia memecat satu petinggi pemerintahan dan satu kepala kepolisian. Hal itu dilakukan menyusul dua ledakan bom pada Ahad (29/10) kemarin.

Kepala satuan kepolisian Abdihakin Dahir Saiid dan Direktur Intelejen Somalia Abdillahi Mohamed Sanbaloosh resmi diberhentikan. Langkah tersebut diambil guna mengembalikan kepercayaan publik setelah dua peristiwa mematikan.

"Keputusan itu diambil usai rapat kabinet darurat yang diadakan pemerintah Somalia," kata seorang Pejabat Somalia seperti diwartakan BBC, Senin (30/10).

Seperti diwartakan sebelumnya, dua buah bom kembali meledak di Mogadishu ibukota Somalia. Serangan bom kali kedua ini menewaskan 23 orang dan melukai lebih dari 30 orang lainnya.

Ledakan pertama disebabkan oleh bom mobil yang ditabrakkan ke sebuah hotel. Militan kemudian masuk ke dalam gedung. Sementara ledakan kedua terjadi tak jauh dari bekas gedung parlemen. Kelompok ekstremis Al-Shabab lantas mengaku berntaggung jawab atas serangan itu tak lama usai peristiwa terjadi.

Serangan bom di Mogadishu bulan ini menewaskan setidaknya 358 orang. Serangan bom tersebut menjadi peristiwa paling mematikan sejak gerilyawan mulai mengangkat senjata melawan pemerintah satu dasawarsa lalu.

Baca juga,  Bom Mogadishu, Somalia Umumkan Tiga Hari Masa Berkabung.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA