Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

'Gowes Siti Nurbaya' akan Jadi Agenda Tahunan Wisata Padang

Senin 30 Oct 2017 02:23 WIB

Red: Hazliansyah

Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada Etape VII Tour de Singkarak (TDS) 2012 di kawasan Kota Padang, Sumatera Barat.

Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada Etape VII Tour de Singkarak (TDS) 2012 di kawasan Kota Padang, Sumatera Barat.

Foto: Antara/Ismar Patrizki

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemkot Padang, Sumatera Barat, menjadikan lomba bersepeda "Gowes Siti Nurbaya" sebagai agenda tahunan pariwisata daerah itu.

"Selain mendorong semangat masyarakat dalam berolahraga, even ini juga dapat meningkatkan aspek pariwisata di Kota Padang, maka dari itu kami ingin menjadikan even tersebut berlangsung setiap tahun," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Medi Iswandi di Padang, Ahad.

Peserta pada umumnya merupakan wisatawan yang ingin berwisata dengan menggunakan sepeda. Ajang ini bisa menjadi salah satu cara untuk menjual sisi pariwisata Kota Padang.

"Dengan memberikan keindahan alam, dengan tempat-tempat yang menarik kepada pesepeda, hal ini merupakan salah satu cara mempromosikan pariwisata tempat tersebut," katanya.

Even ini juga memberi dampak langsung pada Kota Padang yakni seperti tingkat hunian kamar hotel yang meningkat, dan angka kunjungan wisatawan juga mengalami peningkatan.

"Karena dalam even ini bukan hanya anggota King Of Mountain (KOM) yang merupakan peserta lomba, wisatawan pun ikut meramaikan even tersebut," ujarnya.

Ia mengharapkan tidak hanya kegiatan ini saja tetapi even-even serupa lainnya dapat menjadi sarana pengembangan sektor pariwisata Kota Padang.

Sementara itu, Menpora RI Imam Nahwawi menyambut gembira even yang disebutnya bisa turut memasyarakatkan olahraga, bukan hanya sepeda tapi juga olahraga lainnya.

"Even ini penting untuk menggelorakan olahraga, karenanya mari kita sama-sama menggelorakan semangat dari acara ini untuk ke depannya agar tidak hanya 3.000 peserta tapi lebih besar lagi," tambahnya.  

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA