Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Sumpah Pemuda Ingatkan Perjuangan Raih Kemerdekaan

Sabtu 28 Okt 2017 17:06 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Andi Nur Aminah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy

Foto: ROL/Abdul Kodir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatkan peringatan Sumpah Pemuda ingatkan perjuangan meraih kemerdekaan Indonesia. "Ini mengingatkan kembali, untuk meraih kemerdekaan ini tidak dalam waktu serta-merta," kata dia di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu (24/10).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda bertepatan dengan puncak acara Bulan Bahasa dan Sastra. Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengatakan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menempatkan Bahasa Indonesia menjadi pilar utama perjuangan Tanah Air. Menurut dia, pilihan Bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan resmi Nasional adalah langkah strategis, walaupun saat itu kondisinya dilematis.

Ia mengatakan, saat itu kondisi Bahasa Indonesia tak memiliki pengguna sebanyak Bahasa Jawa. Begitu juga pemilihan bahasa Indonesia yang bersumber dari bahasa Melayu penuh pertimbangan.

Muhadjir mengatakan penepatan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional, merelakan bahasa daerah yang dipakai pejuang sebagai bahasa kedua di Indonesia. Ia membanggakan Indonesia merupakan negara yang dalam waktu singkat memiliki bahasa Nasional usai merdeka.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA