Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Badan Bahasa Ditantang Buat Prodi di Al Azhar Mesir

Kamis 26 Oct 2017 21:56 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Universitas Al-Azhar Mesir

Universitas Al-Azhar Mesir

Foto: speroforum.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ditantang oleh Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, untuk membuat program studi Bahasa Indonesia di universitas itu.

"Waktu saya ke Mesir, saya ditantang oleh pihak Universitas Al Azhar untuk membuat program studi Bahasa Indonesia. Ini tantangan yang menarik sebenarnya," kata Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Bahasa Kemdikbud Hurip Danu Ismadi dalam seminar bahasa di Jakarta, Kamis (26/10).

Menurut dia, tantangan itu menarik karena minimal dosen yang mengajar di program studi itu berpendidikan doktor dan tentu saja bisa berbahasa Arab. "Kami akan berkoordinasi dengan pihak pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dan juga Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi," jelas dia.

Namun yang menjadi kendala adalah tenaga pengajar yang menguasai bahasa Arab. Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan bahwa film memiliki dampak yang luas dalam belajar bahasa. Ia memberi contoh, masyarakat Mesir yang belajar Bahasa Indonesia lebih mudah belajar melalui film.

Bahkan masyarakat Mesir, lanjut dia, dengan mudah tahu cerita rakyat dari Indonesia padahal baru belajar empat bulan. "Kami berharap ke depan akan ada dokumentasi cerita yang bisa diakses dengan muda," kata dia.

Diskusi yang dilaksanakan tersebut diikuti oleh para peneliti di lingkungan Badan Bahasa membahas hasil penelitian, pengkajian, pengkonservasian, dan perevitalisasian di Pusat Pengembangan dan Pelindungan.

Kegiatan itu bertujuan menyebarluaskan hasil penelitian di bidang kebahasaan dan kesastraan dalam bentuk dokumentasi audio-visual, serta memperoleh masukan dan tanggapan dari kalangan akademisi dan masyarakat umum.

Hasil pendokumentasian kebahasaan dan kesastraan tersebut meliputi informasi kebahasaan dan kesastraan yang termasuk dalam cakupan kerja konservasi dan revitalisasi bahasa dan sastra.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA