Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Pelatih Bali United: Permainan PS TNI Kini Lebih Baik

Jumat 20 Oct 2017 07:59 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Ratna Puspita

Pesepak bola Bali United Sylvano Dominique (kiri) bersama Stefano Lilipaly (tengah) dan Irfan Bachdim melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak gol ke gawang Arema FC pada pertandingan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Wayan Dipta Gianyar, Bali, Ahad (8/10).

Pesepak bola Bali United Sylvano Dominique (kiri) bersama Stefano Lilipaly (tengah) dan Irfan Bachdim melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak gol ke gawang Arema FC pada pertandingan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Wayan Dipta Gianyar, Bali, Ahad (8/10).

Foto: Antara/Wira Suryantala

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bali United bakal menjamu PS TNI di pekan ke-30 Liga 1 2017 pada Jumat (20/10). Pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta nanti menjadi laga leg terakhir bagi kedua kesebelasan di musim kompetisi nasional tahun ini.

Bagi pelatih Widodo Cahyono Putro, tim tamunya kali ini patut diwaspadai. Dia mengatakan, PS TNI kali ini berbeda dengan PS TNI yang pernah dikalahkan Irfan Bachdim dan kawan-kawan, pada Juli lalu.

“PS TNI sekarang ditangani pelatih Rudy Eka (Priyambada). Mereka sekarang memiliki permainan yang lebih baik dan rapi,” kata Widodo dalam laman resmi Bali United yang dikutip pada Jumat (20/10). 

Dia menilai, di bawah asuhan Rudy, PS TNI lebih punya karakter bermain dan lebih tajam. Menurut Widodo, PS TNI saat ini punya permainan menyerang dan frontal. 

Para pemainnya memanfaatkan lini kuat pertahanan dan menunggu untuk mengandalkan serangan cepat. “Itulah gaya dari Rudy,” kata mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Menghadapi permainan tim tamu yang seperti itu, Widodo meminta agar para pemain Bali United tak lengah. Terutama di lini tengah dan belakang yang menjadi tumpuan menahan serangan-serangan balik dari PS TNI.

PS TNI memang pernah kandas 3-4 dari Bali United pada Juli lalu di Stadion Pakansari, Bogor. Ketika itu, kesebelasan tentara masih di bawah asuhan pelatih Ivan Kolev. 

Tiga dari empat gol milik Bali United dalam laga ketika itu dilesakkan oleh Irfan Bachdim. Satu gol lainnya milik Sylvano Comvalius. Tiga gol milik PS TNI dicetak oleh Elio Bruno, Erwin Ramdani, dan Facunda Talin.

Pertandingan kedua kesebelasan nanti penting, baik bagi Widodo maupun Rudy. Bagi Bali United, kemenangan dan meraih tiga angka menjadi keharusan kalau ingin tetap ingin kembali bersaing merebut gelar juara musim ini. 

Bali United kini bergeser ke peringkat ke-4, dari semula ada di peringkat kedua, dengan 55 angka. Posisi tersebut setelah Persipura Jayapura berhasil menang 3-0 dari Persija, Rabu (17/10) dan PSM Menang 2-0 atas Bhayangkara FC, Kamis (18/10).

Jika Irfan Bachdim dan kawan-kawan  berhasil menumbangkan PS TNI maka Bali United akan kembali ke tangga kedua dengan nilai 58 angka, sama dengan PSM Makassar. Posisi tersebut akan membuat selisih satu angka dari Bhayangkara yang masih ada di pucuk klasemen dengan nilai 59 angka.

Namun bagi PS TNI, kemenangan juga menjadi wajib. Raihan tiga angka, akan membuat tim tersebut menjauh dari zona degradasi. 

Kini, PS TNI atas di tangga bawah, yakni di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan nilai 33 angka. Raihan nilai tersebut bisa saja membawa PS TNI masuk jurang degradasi kalau tak mampu meraih kemenangan dari lima laga yang tersisa di Liga 1 saat ini. 

Menurut Widodo, motivasi para pemain PS TNI itu pula yang membuat para penggawanya lebih mewaspdai permainan PS TNI kali ini. “Maka itu saya mewanti-wanti para pemain saya, untuk fokus dan jangan sekali-kali meremehkan tim lawan,” ujar dia.   

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA