Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Menghirup Oksigen Terbaik Dunia di Gili Iyang

Senin 16 Oct 2017 16:16 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Yudha Manggala P Putra

Perahu berjejer di Gili Iyang.

Perahu berjejer di Gili Iyang.

Foto: wisatajatim.info

REPUBLIKA.CO.ID, SUMENEP -- Gili Iyang termasuk salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pulau ini punya sejumlah daya tarik alami bagi wisatawan. Salah satunya Titik Oksigen, lokasi yang diklaim memiliki kadar oksigen terbaik dunia.

Sekilas, destinasi ini tak tampak seperti tempat wisata. Lokasinya tidak begitu luas dan hanya berpagar bambu sebagai pembatas titik oksigen. Namun wisatawan dijamin betah di sini, apalagi setelah menghirup udara segarnya. Masuk ke sini pun tidak perlu mengeluarkan biaya.

Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jawa Timur menyatakan kadar oksigen di titik ini melampaui rata-rata 20 persen. Penelitian bahkan menyebutkan angka 21,5 persen. Tak heran udaranya terasa sangat menyegarkan dan sejuk.

Menuju Gili Iyang tidak terlalu sulit. Anda bisa menyeberang ke pulau ini dari pelabuhan Dungkek, Sumenep. Kapal-kapal motor pengangkut wisatawan di pelabuhan ini mampu memuat sekitar 10-20 orang.

Menyeberang bisa dengan cara reguler (bareng dengan penumpang lain), ongkosnya Rp 10 ribu sekali jalan. Atau jika bosan menunggu, bisa mencarter kapal dengan biaya Rp 200 ribu sekali jalan.

Selama perjalanan ke Pulau Gili Iyang mata penumpang akan disegarkan pemandangan laut biru dihiasi lalu-lalang perahu-perahu nelayan. Satu jam perjalanan menuju Gili Iyang seperti tidak terasa.

Selain ke Titik Oksigen, Anda juga bisa menyempatkan diri berkunjung ke lokasi menarik lain di Gili Iyang. Salah satunya, Batu Canggah, jajaran tebing batu yang menghadap ke laut sepanjang kurang lebih 200 meter. Banyak batu unik di lokasi ini, beberapa mirip binatang.

Destinasi lain di Gili Iyang adalah Wisata Goa. Batu-batu kristal di dalam goa menjadi salah satu pemandangan yang sayang untuk dilewatkan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA