Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Perpustakaan Desa Bantuan PT BPI Diresmikan

Kamis 05 Oct 2017 18:01 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq

Peresmian perpustakaan desa bantuan PT BPI.

Peresmian perpustakaan desa bantuan PT BPI.

Foto: Dokumen

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Sarana untuk mendorong dan meningkatkan budaya literasi masyarakat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kembali bertambah. Bupati Batang, Wihaji, bersama manajemen PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) meresmikan Perpustakaan Desa ‘Guyub Pintar’ di Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Rabu (4/10).  

Peresmian perpustakaan desa itu merupakan bagian dari upaya pemerintah serta dukungan PT  BPI untuk terus mendorong tumbuhnya budaya literasi bagi masyarakat Batang, terutama mereka yang berada di sekitar lingkungan PLTU Jawa Tengah.

“Kami berterima kasih kepada BPI untuk program sosial kemasyarakatannya didunia pendidikan, khususnya pengembangan perpustakaan desa yang ada di wilayah Batang ini,” ujar Wihaji.

Menurutnya, PT BPI telah menunjukkan komitmennya untuk berpartisipasi dalam menyediakan buku-buku bacaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pada akhir 2016, BPI telah menyerahkan bantuan serupa untuk 19 TPQ di 11 desa.

Masing-masing di Desa Ujungnegoro, Karanggeneng, Ponowareng, Wonokerso, Simbangjati, Kenconorejo, Beji, Kedungsegog, Sembojo,  Bakalan, dan Depok. “Sekarang, kegiatan tersebut  telah diperluas ke 13 TPQ yang tersebar di Kecamatan Kandeman dan Tulis,” katanya.

Bupati juga menyampaikan, BPI bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Kabupaten Batang menambah koleksi buku bacaan bagi 15 Perpusdes Perpuseru yang berada Kecamatan Kandeman, Tulis, dan Subah.

Perpuseru merupakan program pengembangan perpustakaan menjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi, kegiatan, dan belajar masyarakat.

Di perpustakaan desa, katanya, masyarakat dapat belajar dan berlatih keterampilan pendukung peningkatan kesejahteraan, seperti tata boga, kerajinan tangan, serta mendapatkan informasi kesehatan, pendidikan melalui buku dan internet.

Wihaji berharap program yang telah dilakukan BPI bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan swasta lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Batang untuk mendorong program tanggung jawab sosial perusahaan bagi masyarakat.

“Semoga perpustakaan ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal dan mampu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Sementara itu, hingga September 2017 lalu, BPI telah telah menyerahkan 5.019 eksemplar buku dan 825 eksemplar majalah bagi 15 perpustakaan desa (perpusdes).

Perpusdes itu tersebar di Kecamatan Kandeman, Kecamatan Tulis, dan  Sengon. Selain itu, BPI juga telah mendonasikan buku sebanyak 4.244 eksemplar yang disebar ke 33 Perpustakaan Mini di TPQ, Madin, dan TBM.

Manager CSR BPI, Bhayu Pamungkas, mengatakan keberadaan perpustakaan ini diharapkan akan semakin menumbuhkan minat baca sedini mungkin, terutama bagi anak-anak di usia dini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA