Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Nama Tempat Berbau Rasis akan Dihapus dari Peta Queensland

Selasa 29 Aug 2017 20:54 WIB

Rep: Meghna Bali/ Red: Budi Raharjo

Stephen Hagan

Stephen Hagan

Foto: ABC News

REPUBLIKA.CO.ID, Sepuluh nama tempat di utara negara bagian Queensland yang menggunakan kata Niggers akan diganti dengan nama baru, karena berkonotasi rasis. Kata Niggers ini berasal dari kata negro dalam bahasa Spanyol artinya adalah hitam.

Di masa lalu, kata tersebut digunakan untuk merendahkan mereka yang berkulit gelap di berbagai tempat, termasuk di Australia terhadap warga aborijin. Bulan Mei lalu, Departemen Sumber Daya Alam dan Pertambangan Queensland tidak lagi menggunakan nama Negros Bounce, dari pusat data yang mereka miliki.

Sekarang semua nama yang menggunakan kata negro yang kebanyakan terletak di utara Queensland akan diganti. Juru bicara Departemen Sumber Daya Alam dan Pertambangan mengatakan keputusan ini akan resmi dikeluarkan dalam Daftar keputusan pemerintah yang akan diterbitkan akhir September.

"Departemen sudah memulai kajian proaktif mengenai nama-nama yang berkonotasi buruk, dan menemukan adanya sembilan nama lain." katanya.

Seruan dari masyarakat sudah muncul mengenai penghapusan nama-nama tersebut menyusul debat yang muncul belakangan mengenai adanya monumen yang didirikan untuk mengenang tokoh pro perbudakan di Townsville Australia. Hal ini juga yang terjadi di Charlotttesville di Amerika Serikat.

Nama di tempat lain juga masih menimbulkan masalah

Sekitar 10 tahun lalu, seorang pegiat Stephen Hagan memperjuangkan papan nama E.S. N***** Brown sebagai nama stadion diturunkan dari sebuah lapangan di Toowoomba. Diperlukan waktu sembilan tahun dan penghancuran stadion tersebut sehingga kemudian papan namanya diturunkan.

Dia mengatakan gembira dengan penggantian nama, namun juga merasa heran diperlukan waktu begitu lama. "Saya ingat pernah ke satu tempat bernama Herberton ada sebuah kali kecil bernama N***** Creek," katanya.

"Saya berbicara dengan pemimpin komunitas aborijin di sana dan mereka tersinggung dengann nama tersebut karena mereka harus melewati jembatan di atasnya setiap hari dan mereka tidak paham mengapa nama tersebut tidak diganti."

Hagan mengatakan masih ada beberapa nama lain di Queensland yang juga berkonotasi rasis. "Saya akan pergi lagi mengunjungi tempat benama Gin Gin, untuk mengetahui apakah namanya berasal dari usaha membuat alkohol atau namanya dari sebutan untuk merendahkan perempuan aborijin di masa itu." katanya.

"Meski nama itu tidak seburuk nama n*****, tetapi ini banyak menyinggung perasaan para tetua aborijin."

Rasisme mempengaruhi kesehatan

Fiona Barlow dari seorang peneliti dari University of Queensland Fiona Barlow mengatakan dampak dari bahasa dan kata-kata sangat besar bagi manusia.

"Sudah ada berbagai penelitian yang mengatakan bahwa bila kita tiap hari terkena paparan rasisme akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan dan kesejahteraan kita." kata Dr Barlow.

"Penggantian nama ini akan menghilangkan pengalaman menghadapi rasisme yang dialami oleh warga aborijin ketika mereka melintas."

"Tetapi ini juga mengirim pesan simbolis mengenai apa yang kita anggap sebagai nilai sebagai warga Australia, dan ini bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan."

Departemen Sumber Daya Alam mengatakan nama-nama rasis tersebut tidak akan sepenuhnya hilang karena masih akan ada di peta bersejarah, dan akan tempat dimasukkan ke dalam Pencacatan Daftar Nama Resmi Queensland.

Mereka juga sedang menunggu usulan pergantian nama-nama untuk berbagai tempat tersebut.

Diterjemahkan pukul 15:30 AEST 29/8/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/nama-tempat-berbau-rasis-akan-dihapus-dari-peta-queensland/8853072
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA