Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Polri Masih Dalami Aliran Dana Saracen

Ahad 27 Aug 2017 21:48 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Bilal Ramadhan

Hoax. Ilustrasi

Hoax. Ilustrasi

Foto: Indianatimes

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Siber Bareskrim Polri masih melakukan penelusuran terhadap aliran dana yang mengalir kepada sindikat Saracen. Saracen merupakan sindikat penebar ujaran kebencian dan konten-konten bernuansa SARA.

"Belum (ada perkembangan) masih yang kemarin, masih kita dalami dulu," ujar Kasubdit I Direktorat Siber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar saat dihubungi di Jakarta, Ahad (27/7).

Irwan mengatakan berkaitan dengan dana maka kepolisian tidak serta melakukan penelusuran sendiri. Pasti kata dia ada pihak-pihak tertentu yang digandengnya baik PPATK maupun perbankkan. "Kalau (kaitan dengan) dana-dana seperti itu datanya ada di perbankkan dan PPATK," ujar dia.

Namun dia belum mau mengatakan apakah artinya menggandeng PPATK dalam melakuka penelusuran aliran dana pada sindikat Saracen ini. Menurutnya ada beberapa hal yang tidak bisa dipublikasikan kepada masyarakat.

"Tekniknya masih kita selesaikan namanya kejahatan jangan diekpose semua nanti kan ketahuan. Nanti (saya jawab) kerja sama dengan PPATK, nanti malah dipelajari," jelas dia.

Untuk diketahui polisi beberapa waktu lalu telah melakukan pengangkapan pelaku penyebar hoak dan isu SARA. Tiga orang ini yakni MFT, JAS, dan SRN. Ketiganya merupakan orang paling penting di balik akun media sosial Saracen.

Bahkan akun ini juga diduga menerima proposal untuk membantu orang-orang tertentu yang ingin menggunakan jasa Saracen dalam menyebarkan informasi tertentu di media sosial.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA