Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Polisi Belum Izinkan Laga Persib Vs PS TNI di Jalak Harupat

Kamis 03 Aug 2017 18:50 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andri Saubani

[ilustasi] Bobotoh menyalakan flare pada suatu pertandingan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

[ilustasi] Bobotoh menyalakan flare pada suatu pertandingan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Foto: Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG- Polres Bandung belum mengeluarkan izin menyangkut pertandingan Persib Bandung lawan PS TNI yang akan dilaksanakan pada Sabtu (5/8) mendatang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Alasannya, Polres ingin kejelasan apakah laga tersebut akan dihadiri penonton atau tidak.

Kapolres Bandung, AKBP M Nazly Harahap melalui Kabag Ops Polres Bandung, Komisaris Polisi Widi Setiawan mengungkapkan, tim Maung Bandung bisa menggelar pertandingan di Stadion Jalak Harupat. Namun, pihaknya ingin memastikan dulu terkait surat rekomendasi tentang boleh tidaknya penonton hadir di stadion.

"Kami akan konfirmasi dulu ke PSSI serta panitia penyelenggara lokal terkait surat itu. Mana yang harus dilaksanakan," ujarnya saat di Mapolres Bandung, Kamis (3/8). Menurut Nazly, pihak kepolisian akan melakukan rapat khusus melibatkan panitia penyelenggara.

Menurutnya, Polres Bandung tidak ingin gegabah dalam memberikan izin sehingga pihaknya ingin terlebih dahulu memastikan surat rekomendasi tersebut. Hal itu agar saat pelaksanaan pertandingan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya masih memegang (keputusan) dari Komisi Disiplin PSSI. Jika ternyata tidak disaksikan penonton langsung, Widi menegaskan akan tetap melakukan upaya keamanan. Di mana, akan menerjunkan 1.800 personil. "Jangan sampai merugikan semua pihak, baik pihak Si Jalak Harupat atau pun Persib itu sendiri," katanya.

Berdasarkan surat yang diterima Polres Bandung, PT Liga Baru Indonesia (LIB) memperbolehkan laga disaksikan penonton, namun tanpa atribut. Sementara, Komisi Disiplin PSSI tegas menyatakan laga Persib harus tanpa penonton.

Informasi yang dihimpun, Persib mendapatkan sanksi dari PSSI yaitu larangan penonton menghadiri pertandingan selama lima laga. Sebabnya, karena aksi pengeroyokan terhadap bobotoh dalam laga kontra Persija Jakarta beberapa pekan lalu.

Larangan itu mulai dijalankan ketika Persib bertemu dengan Perseru Serui pada akhir putaran pertama. Kemudian dilanjutkan larangan pada putaran kedua, yaitu saat laga melawan PS TNI, Arema, Sriwijaya FC, dan Persegres Gresik United.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA