Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Lagi, Anggota Parlemen Australia Diduga Warga Negara Ganda

Jumat 28 Jul 2017 17:46 WIB

Red: Budi Raharjo

Anggota Parlemen Federal Australia, Julia Banks

Anggota Parlemen Federal Australia, Julia Banks

Foto: ABC News

REPUBLIKA.CO.ID,Anggota Parlemen Federal Australia, Julia Banks, membantah bahwa dirinya pernah menjadi warga negara Yunani. Namun Partai Liberal khawatir jika mayoritas satu kursi Pemerintah yang ada saat ini bisa diuji dengan Pemilu Sela jika Banks terbukti salah.

Partai Liberal berusaha mengklarifikasi status kewarganegaraan Banks. Ayah Banks lahir di Yunani, yang membuatnya berhak atas kewarganegaraan Yunani.

Banks mengatakan kepada ABC bahwa ia tidak pernah menjadi warga negara Yunani. "Saya lahir di sini. Begitu pula ibu saya. Ayah saya lahir di Yunani dan menjadi warga negara Australia sebelum saya lahir," katanya.

"Jadi saya terlahir sebagai warga negara Australia di Australia dari orang tua yang merupakan warga negara Australia," kata Banks. Ia menduduki kursi marjinal mewakili wilayah Chisolm, di luar Melbourne, dengan suara 1,2 persen.

Kelayakan Banks terancam karena bagian yang relevan dari Konstitusi Australia mengatakan bahwa seorang calon tak bisa dipilih jika mereka "berhak atas hak atau memiliki hak istimewa dari sebuah subjek atau menjadi warga negara dari entitas asing".

Pengadilan Tinggi bisa diminta untuk menentukan apakah hak Banks terhadap kewarganegaraan Yunani membuatnya tak memenuhi syarat dan untuk memutuskan apakah ia seharusnya menolak hak kewarganegaraan Yunani sebelum mencalonkan diri.

Ayah Banks, yakni Sofoulis Phillip Lolatgis, datang ke Australia pada usia 15 tahun di tahun 1949, dan ia telah meninggal dunia.

Dalam pidato pertamanya di Parlemen, Banks sempat mengatakan, ia membayangkan ayahnya yang bangga "melakukan tarian Yunani dengan karakteristik Mediterania yang kuat, gembira, dan hangat, yang dulu saya anggap memalukan saat kecil".

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB