Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

LGES dan GM Bersama Bangun Pabrik Baterai di AS

Rabu 26 Jan 2022 21:45 WIB

Rep: puti almas/ Red: Hiru Muhammad

The General Motors logo is seen outside its headquarters at the Renaissance Center in Detroit, Michigan in this file photograph taken August 25, 2009.

The General Motors logo is seen outside its headquarters at the Renaissance Center in Detroit, Michigan in this file photograph taken August 25, 2009.

Foto: Reuters/Jeff Kowalsky
LGES menguasai lebih dari 20 persen pasar baterai kendaraan listrik global

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — LG Energy Solution (LGES) Korea Selatan (Korsel) berencana untuk menghabiskan dana hingga 2,1 miliar dengan General Motors (GM) untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik (EV). Hal ini disampaikan perusahaan induk LG Chem mengatakan pada Selasa (25/1). 

LGES dan GM diharapkan untuk mendanai proyek secara merata melalui Ultium Cells, perusahaan patungan baterai mereka yang berbasis di Amerika Serikat (AS) untuk membangun pabrik baterai. Meski demikian, LGES menolak merinci lokasi atau kapasitas produksi pabrik baru tersebut.

Baca Juga

Pada Desember 2021, dilaporkan GM mengusulkan pembangunan pabrik baterai senilai 2,5 miliar dolar AS di dekat Lansing, Michigan. LGES menguasai lebih dari 20 persen pasar baterai kendaraan listrik global dan memasok antara lain Tesla Inc, Volkswagen AG dan Hyundai Motor Co.

Selain itu, LGES juga membangun dua pabrik dengan GM di Ohio dan Tennessee untuk memproduksi 70 GWh baterai, yang dapat memberi daya sekitar 1 juta EV pada 2024. Perusahaan ini memiliki lokasi produksi di AS, Cina, Korsel, Polandia, dan Indonesia. 

Pengumuman terbaru datang menjelang debut pasar perusahaan akhir pekan ini setelah meluncurkan IPO terbesar Korsel yang pernah ada. IPO menarik penawaran senilai 12,8 triliun dolar AS dari investor institusional dan $96 miliar dari investor ritel.

Harga IPO LGES bernilai sekitar 70,2 triliun won atau sekitar 58,57 miliar dolar AS dan akan menjadikannya perusahaan paling bernilai ketiga di Korsel, setelah Samsung Electronics Co dan SK Hynix Inc.

 

 

 

 

 

sumber : reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA