Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Volkswagen Nyaris tak Lolos Standar Emisi

Senin 25 Jan 2021 23:13 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Dwi Murdaningsih

Volkswagen.

Volkswagen.

Foto: EPA-EFE/FILIP SINGER
Pengujian emisi VW pada 2020 hampir mendekati ambang batas CO pada level 1 g/km.

REPUBLIKA.CO.ID, ZWICKAU---Uni Eropa adalah salah satu organisasi yang sangat concern dalam soal kepedulian lingkungan. Oleh karena itu, Uni Eropa memilki standar yang cukup tinggi dalam hal emisi gas buang.

Dilansir dari Electrive pada Ahad (24//1), Volkswagen (VW) Group sempat hampir tidak lolos dalam pengujian emisi gas buang. Mengingat, pengujian emisi VW yang dilakukan pada 2020 hampir mendekati ambang batas CO pada level 1 g/km.

Secara rata-rata, seluruh produk yang dipasarkan oleh grup tersebut mengantongi catatan emisi sebesar 99,8 g/km. Jika VW dan Audi tak melengkapi line up nya dengan mobil listrik, maka besar kemungkinan catatan rata-rata dalam grup itu akan berada di atas ambang batas.

Grup ini pun berkomitmen untuk terus menambah produk mobil listrik. Dengan begitu, maka nantinya grup itu mampu mengantongi catatan emisi yang jauh lebih baik.

Selain melakukan pengembangan electric vehicle (EV), pabrikan Jerman itu pun saat ini tengah mengembangkan infrastruktur penunjang EV. Dilansir dari Techspot pada Jumat (1/1), infrastruktur yang tengah dikembangkan itu adalah sebuah sarana berupa charging robot.

Dengan adanya sarana ini, maka nantinya pengguna EV akan lebih dimudahkan dalam pengisian ulang baterai. Charging robot yang saat ini disebut dengan mobile charging robot itu sendiri merupakan sebuah robot yang mampu bergerak dan melakukan pengisian ulang baterai EV secara otonom.

Agar dapat melakukan pengisian ulang, mobile charging robot pun dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar sehingga mampu melakukan pengisian baterai EV hingga penuh.

Mobile charging robot sendiri didesain untuk dapat beroperasi dalam lahan parkir tertentu. Untuk dapat menikmati fitur ini, pengendara harus terhubung lewat aplikasi tertentu yang akan menjadi basis pelayanan mobile charging robot.

Dengan adanya fasilitas ini, maka nantinya pengendara EV akan makin dimudahkan dalam pengisian ulang baterai. Beragam kemudahan yang ditawarkan EV pun diyakini akan mampu membuat produk ini makin diminati oleh masyarakat.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA