Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tantangan Jual Mobil Bekas Saat Pandemi

Rabu 20 Jan 2021 09:29 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Pembeli mengamati mobil bekas. ilustrasi

Pembeli mengamati mobil bekas. ilustrasi

Foto: Republika/Thoudy Badai
Banyak konsumen yang tidak puas dengan harga jual mobil bekas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandemi menjadikan sektor bisnis semakin menantang. Tak terkecuali dalan jual beli kendaraan bekas. Salah satu tantangan menjual kendaraan di masa pandemi COVID-19 adalah, terkadang mobil bekas yang dijual tidak sesuai dengan harga pasaran, atau lebih rendah.

General Manager Carsome Indonesia, Delly Nugraha mengungkapkan hasil survei yang dilakukan terhadap lebih dari 1.000 orang, terdapat tiga kendala dalam menjual mobil bekas semasa pandemi.

"Tiga tantangan terbesar yang dihadapi oleh responden dalam menjual mobil bekas sebelum PSBB adalah ketidakpuasan dengan harga (38 persen), kesulitan keuangan sehingga kesulitan menjual mobil yang masih dalam periode kredit (29 persen), serta harus menunggu transfer kepemilikan mobil yang cukup lama (26 persen)," ungkap Delly, Selasa (19/1).

Setelah PSBB, tantangan terbesar yang dihadapi responden dalam menjual mobil yang masih kredit adalah kesulitan keuangan (51 persen). Sementara transfer kepemilikan mobil yang tertunda dan ketidakpuasan harga mendapatkan persentase yang sama yaitu 31 persen.


sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA