Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Ertiga dan Nex II Rambah Pasar Global

Selasa 23 Oct 2018 00:17 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Indira Rezkisari

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto (kelima kanan), bersama petinggi Suzuki Indonesia berfoto bersama saat seremoni ekspor perdana All New Ertiga dan NEX II di pabrik PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Cikarang, Senin (22/10).

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto (kelima kanan), bersama petinggi Suzuki Indonesia berfoto bersama saat seremoni ekspor perdana All New Ertiga dan NEX II di pabrik PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Cikarang, Senin (22/10).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Dirakit di Indonesia, Ertiga dan Nex II siap jadi produk global.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Suzuki Indomobil Motor (SIM) mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri, guna memenuhi kebutuhan pasar domestik, maupun internasional. Untuk itu SIM terus merambah pasar global dengan meresmikan ekspor perdana All New Ertiga, dan Nex II.

"Hari ini sangat bersejarah bagi kami, karena ekspor produk terbaru kami, yaitu All New Ertiga dan NEX II mulai dilakukan. Dua produk ini merupakan karya anak bangsa yang dibuat di Cikarang dan Tambun dan telah menjadi produk global. Selain itu, peresmian ekspor ini merupakan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan ekspor dan memajukan perekonomian dalam negeri," kata Seiji Itayama, President Director PT SIM, Senin (22/10).

Kegiatan peresmian ekspor juga merupakan dukungan PT SIM atas rencana roadmap 4IR atau Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. Dalam roadmap tersebut, industri otomotif menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi dalam negeri dengan perannya sebagai pemain terkemuka dalam kegiatan ekspor.

Berdasarkan roadmap tersebut, Suzuki telah mengambil langkah besar dengan menunjuk Indonesia sebagai pilar ketiga basis produksi mobil, dan motor di dunia setelah Jepang, dan India. Selain itu, diberlakukan juga Suzuki Quality Policy yang memprioritaskan kepercayaan dan keamanan konsumen, serta lebih responsif pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, manufaktur, dan pasar.

Adapun sejarah ekspor mobil Suzuki dimulai pada 1993 lewat Carry Futura, Carry Real Van, dan Katana yang menjadi produk ekspor pertama Suzuki Indonesia. Kegiatan ekspor kemudian dilanjutkan dengan produk lainnya, seperti Baleno (1998), Karimun (1998), APV (2004), Carry 1.0 (2008), Grand Vitara (2008), Swift (2008), SX4 (2010), Ertiga (2013), dan Karimun Wagon R (2015). Selama 25 tahun menjadi eksportir mobil, Suzuki telah mengapalkan 478.351 unit CBU dan CKD ke berbagai negara.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES