Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Lukman Edy: Ada Indikasi Beberapa Fraksi Setuju 20 Persen

Selasa 18 Jul 2017 10:35 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Bilal Ramadhan

Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang (Pansus RUU) Pemilihan Umum (Pemilu), Lukman Edy

Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang (Pansus RUU) Pemilihan Umum (Pemilu), Lukman Edy

Foto: DPR RI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indikasi partai politik pendukung pemerintah mulai mengarah ke opsi A terkait ambang batas presiden (Preaidential Treshold) 20 persen seperti yang diusulkan pemerintah. Hal ini disampaikan Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy melihat statemen beberapa pimpinan partai di media.

Kalau benar sesuai disampaikan media, menurutnya kemungkinan saat Rapat Paripurna 20 Juli nanti bisa terjadi langsung ambil keputusan, tidak ada voting. Ia mengindikasi beberapa fraksi akan melunak mendekati pemerintah.

"Ya langsung ke opsi A semua, tapi ini baru pernyataan-pernyataan di media belum ketemu sama teman teman fraksi lain," katanya ketika dihubungi wartawan Senin (17/7) kemarin.

Lukman mengungkapkan rencananya PKB akan ketemu antar fraksi lagi. Dan semua akan ditanya, kemungkinan musyawarah mufakat dibuka lagi di Paripurna. "Nanti akan kita buatkan forumnya. Jadi paripurna bisa cepat," ujar Lukman.

Namun mantan Menteri Desa dan Daerah Tertinggal era Presiden SBY tetap mengantisipasi kalau pun nanti tidak terjadi titik temu dalam musyawarah mufakat. Yakni dengan menempuh jalur voting, setidaknya akan ada dua opsi. Pansus RUU akan tetap siapkan kertas suara untuk voting opsi opsi yang ada.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA