Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Toko Indonesia di Perbatasan Diharapkan Tingkatkan Nasionalisme

Sabtu 15 Jul 2017 07:54 WIB

Red: Ratna Puspita

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie (ketiga kiri) ketika mendampingi Menko PMK Puan Maharani (ketiga kanan) dan Menkumham Yasonna Laoly (tengah).

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie (ketiga kiri) ketika mendampingi Menko PMK Puan Maharani (ketiga kanan) dan Menkumham Yasonna Laoly (tengah).

Foto: Antara/Fadlansyah

REPUBLIKA.CO.ID, NUNUKAN -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyakini pembangunan toko Indonesia di wilayah perbatasan dengan Malaysia dapat meningkatkan nasionalisme bagi masyarakat perbatasan. Rencana pembangunan toko Indonesia tersebut di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menggunakan dana APBN berupa dana alokasi khusus (DAK).

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie melalui siaran pers Humas Pemprov Kaltara, Jumat (14/7) berharap pula Toko Indonesia yang akan menjual produk dalam negeri ini memeratakan harga secara nasional dan memudahkan masyarakat perbatasan mendapatkan produk dalam negeri dengan harga terjangkau. "Pembangunan toko Indonesia diharapkan semakin meningkatkan kecintaan masyarakat perbatasan dengan produk dalam negeri (Indonesia)," kata dia.

Selama ini, masyarakat di wilayah perbatasan di Provinsi Kaltara lebih banyak mendapatkan kebutuhan pokok sehari-hari dari negara tetangga Malaysia dibandingkan produk dalam negeri sendiri. Hal ini disebabkan akses ke daerah lain di sekitarnya sangat sulit kecuali menggunakan jalur udara.

Sementara akses menuju negara Malaysia lebih mudah dan dekat melalui jalur darat. Karena itu, ke depannya produk yang dijual pada toko Indonesia ini bekerja sama dengan Bulog.





sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA