Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Trump Puji Pembelaan Putranya Soal Pengacara Rusia

Rabu 12 Jul 2017 21:23 WIB

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden AS Donald Trump dan putranya Donald Trump Jr.

Presiden AS Donald Trump dan putranya Donald Trump Jr.

Foto: Reuters/Joshua Roberts

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji gaya pembelaan putranya Trump Jr dalam sebuah wawancara yang disiarkan Fox News.

Trump Jr. tengah menghadapi tekanan  karena pertemuannya dengan seorang pengacara Rusia yang diyakini akan menyerahkan informasi merusak tentang Hillary Clinton.

 “Anak saya melakukan pekerjaan yang baik tadi malam. Dia terbuka, transparan dan polos," kata Trump, mengacu pada sebuah wawancara yang disiarkan di Fox News seperti dilansir Independent, Rabu (12/7).

Kini Trump berada di tengah liputan global tentang skandal yang berkembang mengenai sebuah pertemuan yang melibatkan Trump muda, manajer kampanye ayahnya Paul Manafort dan menantu laki-laki Jared Kushner.

“Ingat, ketika Anda mendengar kata-kata 'sumber mengatakan' dari Media Palsu, sering kali sumber-sumber itu dibuat dan tidak ada,” kata Trump.

Secara pribadi, Trump dikatakan lebih marah melawan media daripada anaknya. Sebelumnya Trump telah mengeluarkan pernyataan yang dibacakan juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders. Ia mengatakan anaknya adalah orang yang berkualitas tinggi dan ia menghargai transparansinya.

Surat elektronik yang dirilis oleh Trump Jr pada Selasa itu menunjukkan dia berkomunikasi dengan seorang rekan yang berusaha mengatur sebuah pertemuan dengan seorang pengacara Rusia yang mengklaim memiliki informasi. Info itu diyakini dapat merusak kampanye Clinton.

Trump Jr mengaku kepada Fox News bahwa dia belum memberi tahu ayahnya tentang pertemuan tersebut.  Ia hanya mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak berarti apa-apa, tidak ada yang bisa diceritakan.

“Pertemuan tersebut benar-benar tidak ada. Kalau dipikir-pikir mungkin saya akan melakukan sesuatu dengan sedikit berbeda,” katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA