Thursday, 14 Safar 1442 / 01 October 2020

Thursday, 14 Safar 1442 / 01 October 2020

300 Pasangan Nikah Ikuti Program 'Tancap'

Selasa 11 Jul 2017 02:06 WIB

Red: Agus Yulianto

 Joni (55) dan Isa (30) memperlihatkan buku nikahnya seusai ijab kabul di Gedung Kelurahan Pekojan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (7/7).

Joni (55) dan Isa (30) memperlihatkan buku nikahnya seusai ijab kabul di Gedung Kelurahan Pekojan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (7/7).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo mengapresiasi program "Tanda aman calon pengantin" (Tancap) Nikah dari Pemkot Gorontalo, upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Program itu, diakui Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam di Kemenag Provinsi Gorontalo, Sabhara Karim Ngou, ikut menunjang agenda mereka terkait kursus bimbingan calon pengantin.

"Gorontalo salah satu di antara 10 provinsi di Indonesia yang mendapat uji coba program kursus bimbingan calon pengantin. Semua biayanya akan ditanggung oleh Kemenag," katanya, Senin (10/7).

Program itu, menurut Sabhara, akan dimulai di Kota Gorontalo dengan melibatkan 300 pasangan. Setelah melewati masa kursus, mereka akan mendapatkan sertifikat nikah, dengan harapan agar mereka bisa membangun rumah tangga yang baik.

Ia juga mengharapkan, program tersebut mampu mengurangi angka perceraian di Kota Gorontalo hingga Provinsi Gorontalo. "Saat ini, angka perceraian di Provinsi Gorontalo masuk dalam angka delapan dengan kategori garis merah," ungkapnya.

Wakil Wali Kota Gorontalo Charles Budi Doku menambahkan, di daerahnya dalam lima tahun terakhir sekitar 6.000 pasangan yang bercerai. Untuk nikah sirih sebanyak 1.900 pasangan.

Hal ini, menurutnya, perlu didiskusikan bersama untuk mencari solusi agar angka itu bisa menurun. Lewat program Kemenag dan Dinas Kesehatan terkait "Tancap Nikah" diharapkan mampu menurunkan angka tersebut. "70 persen angka perceraian adalah gugatan istri. Ini harus menjadi tugas kita bersama untuk mengatasi hal tersebut," ucapnya.





sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA