Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Penumpang Lebaran di 13 Bandara Capai 5,18 Juta Orang

Kamis 06 Jul 2017 10:59 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Suasana Terminal Keberangkatan 1B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, jelang lebaran 2017, Senin (19/6).

Suasana Terminal Keberangkatan 1B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, jelang lebaran 2017, Senin (19/6).

Foto: Republika/Ronggo Astungkoro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lalu lintas penumpang pesawat terbang selama periode Lebaran tahun ini disebut meningkat dibanding tahun lalu.  Berdasarkan data PT Angkasa Pura I (Persero) dari 13 bandara, selama 15 Juni-13 Juli 2017, tercatat penumpang mencapai 5,18 juta orang atau tumbuh 5,55 persen dibanding tahun lalu sebesar 4,91 juta orang.

"Pertumbuhan ini, secara tidak langsung mengindikasikan meningkatnya kepercayaan publik terhadap industri transportasi udara dan membaiknya daya beli masyarakat serta industri penerbangan secara umum," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Danang S. Baskoro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (6/7).

Ke-13 bandara itu adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.

Dikatakannya, dari jumlah tersebut, kontribusi penumpang domestik sebanyak 4,38 juta orang (84 persen) dan penumpang internasional sebanyak 807.652 orang (16 persen).

Sementara pergerakan lalu lintas pesawat pada periode angkutan Lebaran 2017 mencapai 39.334 pesawat atau tumbuh 4,35 persen dibanding tahun 2016 yang mencapai 37.696 pesawat. Sedangkan trafik kargo mencapai 17,44 juta pada 2017 atau tumbuh 23,3 persen dibanding tahun 2016 yang mencapai 14,14 juta.

Pertumbuhan penumpang tertinggi terjadi di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo dengan jumlah penumpang sebesar 166.658 orang dari 122.999 orang pada 2016 atau tumbuh 35,5 persen. Sedangkan jumlah trafik penumpang tertinggi terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dengan total trafik mencapai 1,26 juta orang pada 2017, naik 6,91 persen dari 1,18 juta orang pada 2016.

Terkait tingkat ketepatan waktu penerbangan atau on time performance (OTP) bandara pada periode angkutan Lebaran 2017, secara total rata-rata OTP 13 bandara PT Angkasa Pura I (Persero) mencapai 60 persen.

OTP tertinggi diraih oleh Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dengan tingkat OTP 81 persen. Sementara tingkat OTP terendah (40 persen) terjadi pada Bandara Adisutjipto Yogyakarta mengingat padatnya pergerakan pesawat yang mencapai 3.297 pesawat dan pergerakan penumpang pada periode ini yang mencapai 445.431 orang.

Sesuai dengan instruksi Menteri Perhubungan terkait penutupan Posko Angkutan Lebaran 2017 pada 3 Juli 2017, khususnya untuk transportasi udara dan darat, PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan penutupan posko angkutan Lebaran di tujuh bandara dan tetap membuka posko angkutan Lebaran di enam bandara sibuk hingga 11 Juli 2017.

"Posko Angkutan Lebaran di sebagian bandara Angkasa Pura I tutup pada Senin malam lalu tepat pukul 24.00 waktu setempat. Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian Perhubungan. Namun terdapat enam bandara kami yang tetap membuka posko hingga 11 Juli mendatang yang anggotanya hanya terdiri dari internal Angkasa Pura I saja," ujar Danang.

Tetap dibukanya posko angkutan Lebaran di keenam bandara tersebut mempertimbangkan masih cukup tingginya potensi trafik arus balik pada masa liburan sekolah. Adapun 6 bandara yang tetap membuka posko angkutan Lebaran yaitu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Djuanda Surabaya, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, dan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA