Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Menpar Luncurkan Balap Sepeda Tour de Flores 2017

Rabu 05 Jul 2017 17:50 WIB

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Ratna Puspita

Peserta Tour De Flores 2016 (TDF) melintas di wilayah kecamatan Ruteng, di Etape ke V dengan rute Ruteng ke Labuan Bajo, Flores.

Peserta Tour De Flores 2016 (TDF) melintas di wilayah kecamatan Ruteng, di Etape ke V dengan rute Ruteng ke Labuan Bajo, Flores.

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata Arief Yahya meluncurkan event olahraga pariwisata Tour de Flores 2017. Ajang balap sepeda edisi kedua ini bakal dihelat pada 14-19 Juli mendatang.

Menurut Arief ada banyak peningkatan penyelenggaran Tour de Flores tahun ini. Terutama di sisi nilai publikasi melalui media, baik media massa maupun media sosial. "Di media value, ada lomba selfie," kata Arief di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenpar, Rabu (5/7).

Arif menyebutkan Tour de Flores merupakan event yang memiliki nilai publikasi media atau media value yang cukup tinggi. Salah satu media value dari acara ini, kata Arief, menjadi trending topic walaupun belum digelar.

Karena itu, Kementerian Pariwisata mendukung penuh sisi nilai media ini. Jika media valuenya tinggi maka sponsor akan tertarik. Karena itu, dia mengatakan 50 persen total pendanaan seharusnya dihabiskan untuk promosi.

Arief mengatakan dampak langsung dari penyengggaraan balap sepeda internasional ini kepada rakyat memang sedikit sulit dijelaskan. Namun, publikasi yang besar terhadap acara ini akan bermanfaat bagi pariwisata manfaat acara ini untuk Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Flores.

Arief mengatakan tidak ada persoalan dalam penyelenggaraan Tour de Flores 2017. Kalaupun ada orang yang menyuarakan gerakan boikot di media sosial, dia menerangkan, hal itu dilakukan oleh perorangan. "Karena itu penjelasan tentang manfaat acara ini harus disebarkan," kata dia.

Tour de Flores tahun ini akan digelar selama enam hari. Menempuh jarak sepanjang 721,6 kilometer yang terbagi menjadi enam etape, atau lebih banyak satu etape dibandingkan tahun lalu.

Etape pertama Larantuka-Maumere dengan jarak tempuh 138,5 km, etape kedua Maumere-Ende 141,4 km, etape ketiga Ende-Mbay 111 km, etape keempat Mbay-Boronf 151 km, etape kelima sebagai etape terpendek Borong-Ruteng 58km, serta etape keenam Ruteng-Lambuan Bajo 121 km.

Ajang balap sepeda ini di bawah pengawasan Union Cycliste Internationale (UCI). Sebanyak 20 tim yang terdiri 16 tim internasional dan empat tim domestik turut berpartisipasi pada acara ini.

"Tour de Flores ini bukan fun bike, ada komisioner dari UCI yang akan mengawasi balapan," kata Chairman Tour de Flores Primus Dorimulu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA