Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Makanan yang Baik Dikonsumsi Sebelum dan Sesudah Lari

Selasa 04 Jul 2017 10:12 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Esthi Maharani

lari / Ilustrasi

lari / Ilustrasi

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID, Memilih makanan yang tepat saat sebelum, selama ataupun sesudah latihan lari sangat penting untuk membuat tubuh terasa lebih baik dan juga mempercepat pemulihan energi. Ahli nutriei dari Universitas Eastern Oregon, Kyle Pfaffenback, mengatakan nutrisi yang ada di dalam tubuh sangat berpengaruh pada semua aktivitas latihan.

"Nutrisi akan membantu mengoptimalkan latihan lari dan mempermudah otot untuk pulih serta beradaptasi kembali," ujar Pfaffenback dikutip Time.

Jenis makanan sebelum lari ditentukan dari jauhnya jarak yang akan ditempuh. Jika Anda lari untuk jarak pendek atau sekitar 5 kilometer, Anda tidak perlu mengonsumi makanan apapun. Cadangan gula dalam tubuh cukup untuk mendorong energi selama Anda lari. Pelari jarak pendek ini hanya disarankan meminum satu gelas air putih saja sebelum lari agar cairan tubuh tetap terjaga.

Sementara, jika Anda akan lari dengan jarak lebih dari 5 kilometer, 1,5 atau 2 jam sebelumnya disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum dan pisang. Jenis makanan ini menyimpan banyak glikogen. Namun jika keesokan harinya Anda berencana melakukan sprin, konsumsi makanan kaya karbohidrat pada malam sebelumnya. Kemudian, saat sarapan sebaiknya konsumsi pasta atau nasi.

Selain sebelum lari, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh saat sedang lari juga perlu diperhatikan. Nutrisi yang masuk saat lari ditentukan dari durasi latihan. Jika Anda berlari hanya dalam durasi 1 jam, meminum air putih hangat sangat dianjurkan. Sedangkan untuk Anda yang lari dengan durasi lebih dari 1 jam disarankan untuk mengonsunsi minuman yang kaya akan elektrolit. Elektrolit dapat membantu meningkatkan fungsi otot.

Bagi Anda yang lari selama 90 menit atau lebih, selama lari disarankan untuk memakan makanan berkarbohidrat sebanyak 20 gram setiap 25 sampai 30 menit sekali. Setelah satu jam, tambah kuantitas asupan karbohidrat menjadi 30 sampai 60 gram yang bisa didapatkan dari agar-agar atau permen kunyah. Sebagai asupan penutup di akhir latihan, minumlah sedikit minuman manis untuk membuat tubuh Anda segar kembali.

Setelah melakukan peregangan usai lari, konsumsi makanan berkarbohidrat dan berprotein dengan rasio 3 bandig 1. Karbohidrat dibutuhkan lebih banyak untuk menambah kembali cadangan glikogen di dalam tubuh yang dibutuhkan sebagai sumber energi.




BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA